Diduga Ada Pelecehan Seksual di Lombok Plaza

WhatsApp Image 2020 02 21 at 17.40.37

ARIF/RADARMANDALIKA.ID KASUS: Massa aksi saat unjuk rasa di depan Lombok Plaza Hotel, Jumat kemarin.

MATARAM-Massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Keadilan melakukan  aksi unjuk rasa ke Lombok Plaza Hotel, Jumat kemarin.

Aksi ini buntut ditemukan adanya dugaan pelecehan seksual yang menimpa seorang karyawati Lombok Plaza Hotel. Kasus ini diduga dilakukan oknum rekan kerja di dalam.

Aksi ini dipimpin Ruslan mengatakan, tempat karaoke di sini diduga tidak memiliki izin dari Pemkot Mataram untuk menyediakan Patner Song (PS), namun pihak manajemen telah terbukti melakukan pelanggaran. Untuk itu, massa aksi meminta pihak manajemen hotel untuk melakukan klarifikasi terkait dengan penyediaan jasa PS. “Ini namanya pelanggaran,” sebutnya.

Sementara, Herman selaku korlap aksi dalam orasinya menyayangkan kejadian ini. Hal ini tentu mencoreng nama baik Pulau Seribu Masjid, dan mencederai jargon pariwisata syariah.

 Herman menceritakan pengungkapan korban kepada pihaknya. Di mana korban jadi korban dugaan perbuatan seksual yang diduga dilakukan orang penting di manajemen Lombok Plaza Hotel. Sekarang korban masih kondisi trauma.

Ditambahkan perwakilan massa lainnya, M.  Fadaulah, dia meminta untuk melakukan orasi depan pintu masuk agar manajer Lombok Plaza keluar dan memberikan klarifikasi terkait dengan adanya dugaan pelecehan seksual tersebut.

“Saya minta kepada pihak manajemen hotel agar keluar dan memberikan klarifikasi,” katanya.

Tak lama kemudian petinggi Lombok Plaza Hotel, Didi Kuswadi selaku GM Hotel memberikan keterangan di hadapan massa aksi.

“Saya kira masalah itu sudah selesai, tidak perlu ada tanggapan lain dan kasus itu sudah diserahkan ke pihak kepolisian,” bebernya singkat.(rif)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

PPP “Tantang” Para Balon Bupati Loteng

Read Next

Kontraktor Kantor Camat Bakal Diputus Kontrak

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *