Diangkat Lalu Dijatuhkan, Sahim Pamit Akan Mengundurkan Diri

f Sahim

DOK/RADAR MANDALIKA SAHIM

PRAYA – Polemik di tubuh Forum Kepala Desa (FKD) Lombok Tengah (Loteng) kian memanas. Kini, ketua terpilih hasil Musdalub minggu lalu, Sahim memutuskan akan mengundurkan diri.

Sahim menuturkan, sejak awal dirinya mengaku tidak pernah ingin mencalonkan diri sebagai kandidat ketua FKD Loteng, namun beberapa peserta Musdalub tetap memaksa ia untuk ikut mencalonkan diri dalam forum tersebut.

 “Mereka semua tahu saya tidak berminat untuk jadi kandidat, tetapi saya dipaksa dan pada hari ini saya memutuskan untuk mundur dari hasil Musdalub kemarin,” bebernya.

Kades Nyerot, Kecamatan Jonggat ini juga menyebut, beberapa perwakilan peserta dari FKD kecamatan usai penetapan membuat penolakan terhadap hasil tersebut. Hal ini menurutnya sikap plin-plan dari para peserta yang semestinya sudah dapat menerima keputusan bersama yang telah dimusyawarahkan.

“Mereka yang ikut memilih sekarang menolak hasil Musdalub. Ini namanya inkosestensi atau plin-plan,” kesalnya. 

Untuk menghindari konflik internal, dirinya berinisiatif untuk mengambil sikap tengah agar potensi perpecahan di tubuh FKD Loteng tidak terjadi.

“Saya sudah putuskan akan mengundurkan diri dari FKD Loteng, toh juga jadi pengurus cuma dapat rugi secara waktu dan lain sebagainya,” bebernya.

Dirinya mengaku pada Musdalub kemarin karena melihat kondisi dan situasi FKD Loteng yang telah lama melempem. Banyak faktor yang memperkuat hal tersebut, yakni kebanyakan desa saat ini hanya bisa diam ketika anggaran mereka dipotong, kemudian PBH semua tidak dicairkan, BPJS kades tidak dibayarkan sesuai aturan dan lain sebagainya. Oleh karena itu, seharusnya forum lebih peka dengan jeritan anggotanya. Namun, yang dipertontonkan hanya egoisme semata.

“Sudahlah biarkan saja apa yang diinginkan oleh rekan kades yang hebat dalam menuangankan pemikiranya di forum selama ini. Dan, maaf saya tidak bangga jadi ketua atau pengurus karena saya tidak punya kepentingan apapun. Walau orang mengira bahwa saya akan gunakan FKD untuk kepenting Pilgub 2023,” bebernya.

Dirinya juga menyebut, walaupun tak masuk dalam kepengurusan FKD Loteng, dirinya tetap akan mendukung Bupati Loteng, H Moh Suhaili FT pada Pilgub 2023 nantinya.

 “Wajib saya dukung putra terbaik Loteng yang saat ini saya anggap layak untuk calon gubernur nantinya,” ujarnya.

Untuk itu, sekalipun ia tidak masuk dalam kepengurusan dirinya tetap akan menjadi garda terdepan memenangkan Suhaili karena beliau adalah sahabat baiknya selama ini. Oleh karena itu, dirinya meminta maaf kepada seluruh kades se Loteng. Semoga perjuangan FKD Loteng ke depan menjadi semakin baik dan dirinya saat ini telah memutuskan untuk tidak aktif di kegiatan apapun di tubuh FKD.

“Saya ucapkan terima kasih kepada pengurus kecamatan. Semoga tetap solid dan semoga saudara semua tetap peduli dengan anggota masing-masing kecamatan apapun masalah yang terjadi. Semoga pengurus nantinya jangan cepat diintervensi oleh pihak manapun jika mau FKD maju. Dan terakhir saya meminta maaf juga jika banyak salah selama ini,” tutupnya. (buy)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

DPRD Loteng Kembali Suarakan Soal Aset dan PAD

Read Next

DPRD Loteng Umumkan Akhir Masa Jabatan Suhaili-Pathul

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *