Di Tengah Keberadaan Desa Wisata di Sesaot dan Sekotong Tengah

F Bok 1

IST/RADAR MANDALIKA DIKEMBANGKAN: Wisata Mangrove Tanjung Batu Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong salah satu desa yang memperoleh bantuan dari kementerian desa.

Komitmen Pemerintah Pusat, Dapat Suntikan Dana Segar 400 sampai 600 Juta

Masyarakat Desa Sesaot Kecamatan Narmada dan Desa Sekotong Tengah Kecamatan Sekotong patut bersyukur. Dua desa ini memperoleh bantuan anggaran dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Semuannya untuk menujang pembangunan sarana prasarana desa wisata.

WINDY DHARMA-LOMBOK BARAT

SYUKUR, terus dipanjatkan pemerintah Desa Sesaot dan Sekotong Tengah. Anggaran Rp 400 sampai 600 juta segera cair untuk pembangunan sarana prasarana desa wisata. Anggaran itu bantuan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Ini sebagai bentuk komitmen pemerintah pusat membantu pembangunan sarana prasarana desa wisata. Dua desa menjadi perwakilan Lombok Barat yang memperoleh bantuan dari 79 desa se-Indonesia berhak mengelola anggaran antara Rp 400 sampai dengan Rp 600 juta.
Dua desa ini bergabung dengan tujuh desa lainnya se-Provinsi Nusa Tenggara Barat. Diundang untuk menghadiri Sosialisasi Kegiatan Pembangunan Sarana Prasarana Pendukung Pengembangan Objek Wisata yang diselenggarakan di Royal Hotel Bogor, Selasa-Kamis (1-3/6) lalu.
“Alhamdulillah dua desa kita ini terpilih karena mereka dinilai berkomitmen dalam pengembangan Desa Wisata. Komitmen itu diperlihatkan dengan penyediaan alokasi APBDes untuk destinasi dan memberikan peran kepada BUMDES dan Pokdarwisnya,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Lobar, H Saepul Akhkam.
Menurutnya, dia hadir mendampingi dua Kepala Desa tersebut bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Heri Ramadhan.
Hal senada disampaikan juga Heri Ramadhan, komitmen tersebut juga dinilai dengan kesiapan dan inisiatif dua desa tersebut dalam mengajukan proposal.
“Mereka punya motivasi dan inisiatif kuat untuk mengikuti arahan kementerian dalam penyusunan proposal. Beberapa kali didampingi oleh tim dari Kemendes sehingga dianggap layak untuk diajukan. Hari ini kita langsung bisa mengikuti penanda tanganan kerjasama untuk implementasinya nanti,” terang Heri.

Sementara itu, Kepala Desa Sesaot, Yuni Hariseni mengaku bersyukur atas bantuan itu. Sebelumnya desa mengajukan usulan untuk jalan sepanjang kawasan pariwisata.
“Kita mengusulkan jalan lingkungan yang menuju air terjun semporonan, hutan kemasyarakatan, dan camping ground. Itu sepanjang hampir 500 meter, tapi sekaligus juga untuk drainase. Juga untuk tracking sepeda,” terang Yuni.
Sedangkan Kepala Desa Sekotong Tengah, Lalu Sarapuddin memfokuskan anggaran itu untuk mempercantik kawasan mangrove Tanjung Batu. Bahkan akan dibantu pembangunan homestay hingga gazebo.
“Di situ kita akan dibantu mengawali bangun homestay 1 unit, toilet, gazebo, dan menambah boardwalk sepanjang 100 meter yang akan melingkari mangrove,” beber Sarapuddin.
Ia berharap dengan adanya penambahan fasilitas dan perluasan area untuk spot mancing, pengunjung akan bertambah.
“Kita nantinya akan mengkaji untuk kenaikan tiket masuk agar BUMDES kita makin kuat,” pungkasnya.(*)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Tim Ahli Akan Selidiki dan Turun Cek Kasus Dugaan Korupsi di Desa Barejulat

Read Next

Polisi Kantongi Identitas Pemetik 10 Motor Curian

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *