SERAP ASPIRASI: Anggota DPRD Loteng, Didik Ariesta saat melaksanakan reses pertama tahun 2023 di Dapil Jonggat-Pringgarata, belum lama ini. (IST/RADAR MANDALIKA)

PRAYA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Tengah (Loteng) dari Fraksi Partai Bulan Bintang (PBB), Didik Ariesta menampung semua aspirasi masyarakat saat melaksanakan reses pertama tahun 2023 di daerah pemilihan (Dapil)-nya, belum lama ini.

Adapun aspirasi, masukan, saran maupun keluhan masyarakat yang ia terima antara lain soal pembangunan sumur bor, bantuan terop, pembinaan atau pemberdayaan masyarakat termasuk kalangan pemuda, hingga kelangkaan pupuk.

Anggota DPRD Loteng, Didik Ariesta menerangkan, kegiatan reses atau serap aspirasi yang dilakukan anggota dewan itu dalam rangka menyerap aspirasi konstituen dan pengaduan masyarakat yang kemudian dikumpulkan dan disusun menjadi pokok-pokok pikiran (pokir). Untuk selanjutnya ditindaklanjuti atau diteruskan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Loteng.

Didik sapaan akrabnya mengemukakan, ia sendiri melaksanakan reses di beberapa titik di Dapilnya. Seperti di Repok Dasan Baru Desa Taman Indah dan Jabon Darek Desa Menemeng Kecamatan Pringgarata. Di kedua tempat itu, kata Didik, yang menjadi prioritas adalah sumur bor, terop, hingga pembinaan kepada masyarakat.

“Dan, saya akan tetap melakukan pembinaan kepada anak-anak santri tilawah dan kita beri bantuan tiap bulannya,” cetusnya.

Sementara saat melakukan reses di Tenges Enges, Desa Jelantik Kecamatan Jonggat, ia menerima beragam aspirasi yang disampaikan masyarakat. Diantaranya soal sumur bor, pembinaan terhadap ibu-ibu juga pembinaan terhadap kelompok ayam petelur. Kemudian para remaja menginginkan seragam, juga pelatihan untuk mengembangkan bakat para remaja.

“Sedangkan di Bun Kawo Dusun Kobur jaran Desa Sukarara, masyarakat mengusulkan untuk rehab atap masjid,” tambahnya.

F RESES DIDIK 3

Didik menegaskan, ia menampung semua usulan masyarakat itu dan akan dibahas bersama-sama di fraksi. Dikatakan, dari beragam aspirasi, masukan maupun saran yang disampaikan masyarakat itu tentu ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama dengan anggota DPRD Loteng dari Dapil Kecamatan Jonggat-Kecamatan Pringgarata.

Yang mana di beberapa titik yang dikunjungi saat reses, masyarakat berharap usulan mereka itu bisa masuk termasuk soal sumur bor. Karena, saat musim panas masyarakat sering tidak kebagian atau mendapatkan air PDAM. Walaupun warga masyarakat memasang kilo meter air PDAM, tapi airnya kadang mengalir terkadang tidak.

Sehingga masyarakat mengusulkan pengadaan sumur bor untuk mengantisipasi kekeringan saat musim panas.

“Kalau hanya mengharapkan air bersih dari PDAM tersebut, terkadang untuk berwudu pakai salat saja susah mendapatkan. Maka usulan tersebut menjadi prioritas kami yang dari Dapil 5 di DPRD Kabupaten Lombok Tengah,” jelas Didik.

Selain soal sumur bor, Didik juga menerima dan menampung keluhan masyarakat soal kelangkaan pupuk bagi petani. “Kami akan melakukan negosiasi dengan distributor pupuk dan instansi terkait,” terangnya.

Dari semua aspirasi masyarakat yang ia terima baik berupa saran, masukan maupun pengaduan akan dituangkan ke dalam laporan kegiatan reses, dan selanjutnya akan disampaikan ke Pemkab Loteng untuk ditindaklanjuti.

“Aspirasi masyarakat yang terhimpun dalam kegiatan reses ini akan menjadi bahan pertimbangan perencanaan pembangunan, agar pada pelaksanaan pembangunan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat di Kabupaten Lombok Tengah,” jelasnya.(zak)

50% LikesVS
50% Dislikes
Post Views : 282

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *