Curi Kabel PLN, Sulaimi Terekam CCTV

Tahanan

HUMAS POLRESTA MATARAM/RADAR MANDALIKA GAGAL: IMI (baju tahanan) nekat mencuri barang PLN. Ia ditangkap dan ditahan di Mapolsek Ampenan, kemarin.

MATARAM – Sulaimi alias IMI, 36 tahun, warga Gubuk Mamben, Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram mencuri kabel milik PT PLN UP3 di Tanjung Karang, Ampenan. Namun, ia tidak bisa menikmati barang curiannya. Karena keburu ditangkap Tim Opsnal Polsek Ampenan di sekitar lokasi tempatnya mencuri.

Saat ditangkap, IMI bersembunyi dibalik semak-semak di sekitar gudang PT PLN UP3 Tanjung Karang. “Pelaku kami tangkap Sabtu (11/04) dini hari sekitar pukul 01.30 Wita. Dia bersembunyi di semak-semak,” ungkap Kapolsek Ampenan, AKP Nasrulloh, di Mataram, kemarin. 

Awalnya pelaku masuk ke halaman gudang material dengan melompati pagar sebelah barat. Sesampainya di gudang PLN, kabel tanpa kulit yang hasil returan berbahan aluminium dan baja diembat pelaku. Kabel itu berukuran 30 meter yang berada di dalam gudang. “Pelaku memilih tempat yang sama saat keluar. Ia melompati pagar lagi,” tutur dia.

Namun apes menimpa IMI. Aksinya terlihat di monitor CCTV dan diketahui oleh petugas jaga. Pelaku juga terlihat menenteng kabel dari dalam gudang. Aksi itu langsung dilaporkan ke kepolisian. Aparat yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Ampenan, langsung mendatangi lokasi. Pelaku pun hanya terdiam mengetahui kedatangan petugas yang begitu sigap dan cepat. “Kita kesana dia masih di semak-semak. Gak bisa apa-apa dia. Langsung kita tangkap tanpa perlawanan,” tutur Nasrulloh.

IMI akhirnya tertangkap basah. Kabel tanpa kulit milik PLN masih dalam genggaman residivis kasus pencurian itu. PLN pun tidak jadi mengalami kerugian. Pelaku selanjutnya diamankan untuk menjalani proses lebih lanjut di Mapolsek Ampenan. “Harga kabel yang dia curi itu sekitar Rp 3 juta. Lengkap sudah barang buktinya. Dia residivis dan bebas tahun 2019,” sebut dia.

Pelaku pun hanya terdiam saat ditangkap petugas. Aksi pencuriannya sudah direncanakan secara matang. Namun, IMI tidak menyangka akan langsung ditangkap petugas. Kabel itu rencananya akan dijual untuk membeli keperluan sehari-hari. Tapi gagal dan malah berujung pada dinginnya lantai penjara. “Mau saya jual,” aku pria yang berprofesi tukang ojek. Dari perbuatannya itu, pelaku terancam dijerat pasal 363 ayat 2 KUHP tentang pencurian dengan ancaman 9 tahun penjara. (zak)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Penanganan Virus Korona Dinilai Amburadul

Read Next

Anggaran Penanganan Covid-19 Butuh Tambahan 47 Miliar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *