Cara Dikes Lombok Tengah Tutup Tahun 2021

  • Bagikan
F bok
KHOTIM/RADARMANDALIKA SEJARAH: Kepala Dinas Kesehatan Loteng, Suardi saat menyantuni anak yatim, Jumat lalu.

Momen Bersejarah, Tasyukuran dan Santuni Anak Yatim

Ada cara yang patut dicontohi dilakukan jajaran Dinas Kesehatan Lombok Tengah. Dalam rangka menutup tahun 2021, pejabat dan pegawai di sana menggelar acara tasyukuran dirangkai santunan bagi anak yatim. Seperti apa?

KHOTIM-LOMBOK TENGAH

JELANG akhir tahun biasanya semua OPD atau dinas bahkan lembaga mulai sibuk. Mereka sibuk membereskan berkas laporan, SPJ hingga urusan administrasi lainnya. Namun beda dilakukan jajaran Dinas Kesehatan Lombok Tengah, mereka disibukan dengan menyiapkan acara tasyukuran dan santunan bagi anak yatim yang digelar Jumat (31/12/21) kemarin.

Sejak Kamis malam atau malam Jumat, terlihat kesibukan di halaman dalam kantor Dinas Kesehatan. Terop berukuran tanggung pun terlihat sudah berdiri sejak malamnya. Sementara, Jumat paginya acara pun mulai berlangsung. Bahkan dalam kegiatan acara satu-satunya digelar OPD ini berhasil menyedot perhatian Wakil Bupati Lombok Tengah, HM. Nursiah untuk hadir langsung di lokasi acara.

Wabup menyampaikan, tugas tenaga kesehatan yakni melayani masyarakat sebanyak 1,47 juta jiwa. Termasuk para kepala puskesmas juga dalam melaksanakan tugasnya khusus dalam vaksinasi. “Maka penting bersama-bersama jajaran membangun keindahan dan kebersamaan mengingat adanya kepala dinas dan kabid dan lainnya mewujudkan kebersamaan. Forkopimda dan para tuan guru juga penting untuk terus menjalin kebersamaan dalam indahnya kebersamaan,” sebutnya.

Wabup menyampaikan, tanggal 31 Desember menuju detik-detik masuknya tahun 2022. Maka hikmah hari ini merupakan upaya evaluasi dalam perbaikan kesempurnaan dan koordinasi kebaikan sehingga tahun 2022 Loteng lebih baik lagi dan masyarakat sejahtera.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan  Loteng, Suardi mengatakan, adapun tujuan kegiatan yang dilaksanakan di akhir tahun 2021, dalam rangka refleksi bagaiamana bekerja dalam kondisi suka duka dengan beberapa persoalan yang belum selesai dengan prestasi yang didapatkan.

“Soal yang belum selesai puskesmas di Batujangkih dan Batunyala menjadi PR kita di 2022, prestasi tahun 2021 juga tidak kita lupakan,” katanya.

Dia menerangkan, tasyukuran ini merupakan momen kebersamaan dalam tema Indahnya Kebersamaan dimana dalam antisipasi vaksinasi selalu melebur dengan  semua pegawai dan dinas terkait lainnya.

“Tasyukuran dan berbagi kepada anak yatim 25 orang sebagai rasa syukur dalam melewati masa pandemi dan semoga Dikes tetap kompak dalam menekan angka kematian ibu, kematian bayi, stunting dan lainnya,” harapnya.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *