MUTASI: Bupati Lombok Utara, H Djohan Sjamsu melantik 11 pejabat eselon II yang ikut mutasi, Senin (13/2/2023). (Ahmad Rohadi/Radar Mandalika)

KLU – Bupati Lombok Utara, H Djohan Sjamsu melakukan pergeseran terhadap belasan pejabat eselon II di lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lombok Utara (KLU).

Mutasi yang dilakukan di Aula Kantor Bupati, Senin (13/2/2023) tersebut dihadiri juga oleh Wakil Bupati Danny Karter Febrianto dan Ketua DPRD Lombok Utara serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.

Bupati Lombok Utara, H Djohan Sjamsu ditemui usai gelaran mutasi, menyampaikan pergeseran ini merupakan hal yang biasa dalam birokrasi. Pasalnya, dirinya ingin memberikan pengalaman bagi para pejabat sehingga mereka bisa kenyang pengalaman di birokrasi dalam melayani masyarakat. Pihaknya menekankan supaya pejabat yang menduduki posisi baru supaya langsung bekerja secara maksimal.

“Para OPD ini sudah bekerja maksimal cuma kita ingin memberikan pengalaman yang baru bagi mereka untuk lebih meningkatkan ikhtiarnya menduduki jabatan yang baru,” ujarnya.

Terkait empat pimpinan OPD yang kini lowong,  Djohan pun mengatakan, akan segera melakukan pengisian dengan menggelar seleksi terbuka melalui pansel. Pansel dilakukan sebut Djohan untuk mempromosikan pejabat eselon III yang bakal menempati posisi tersebut.

Pihaknya menargetkan setidaknya pada awal Bulan Maret 2023 harus sudah terisi pejabat baru. Pasalnya dimana surat ke KSN sendiri segera dilayangkan pasca pelantikan yang dilakukan kemarin, ia menilai tantangan daerah ke depan ini cukup banyak. Mulai pembangunan komplek perkantoran, penurunan angka kemiskinan, hingga stunting.

“Nanti yang kosong ini ada pansel semua ada azaz dan segala sesuatunya kita izin ke KASN. Harapan saya kekosongan ini harus segera terisi mudahan awal maret ini sudah selesai. Nantinya ada pejabat eselon III yang masuk ke sana sehingga harus di panselkan,” tandasnya.

Bedasarkan Surat Keputusan Bupati Lombok Utara Nomor : 71/65/BKPSDM/2023 Tantang Pemberhentian dan Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Dari dan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara sebanyak 11 pejabat tinggi pratama digeser di antaranya, Kepala Dinas Perizinan Dende Dewi Tresni Budi dipindah ke Dinas Pariwisata. Sementara Kadis Pariwisata sebelumnya yaitu Ainal Yakin dipindah ke Bapenda. Sementara Kepala Bapenda sebelumnya yaitu Evi Winarni digeser mengganti posisi Dende Dewi.

Selain itu dua OPD yang kosong sebelumnya yaitu Diskoperindag kini sudah terissi dengan menempatkan Haris Nurdin yang sebelumnya Kasat Pol PP. Sementara Kepala Perpustakaan ditempati Wahyu Darmawan Kepala Dinas Perhubungan sedangkan Kadis Perhubungan diisi oleh Parihin yang sebelumnya menjabat Kepala Bappeda, sedangkan Asisten Perekonomian dan Pembangunan ditempati oleh Hermanto yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas DP2KBPMD sedangkan Sekwan Kartady Haris bergeser menempati posisi jabatan Staf Ahli bidang kemasyarakatan dan Pengembangan SDM.

Adapun dalam mutasi ini mengakibatkan empat kekosongan jabatan di empat OPD yaitu Bappeda, Satuan Polpp, DP2KB PMD, serta di Sekretaris Dewan.

Menyangkut itu, Sekda Lombok Utara Anding Duwi Cahyadi menjelaskan, pihaknya akan bersurat ke KASN untuk melakukan pansel dalam rangka mengisi kekosongan tersebut. Sebab menurutnya, jika dibiarkan terlalu lama kosong dikhawatirkan akan menganggu jalannya kinerja di pemerintahan.

“Hari ini kita ajukan seleksi terbuka proses lebih lanjut hasilnya akan di kirim ke KASN. Karena prosesnya ketika sudah lantik artinya pasti jabatan kosong maka bisa ditindaklanjuti,” jelasnya.

“Kita harap segera karena kalau terlalu lama kosong juga tidak baik. Begitu keluar rekom kita lakukan,” pungkasnya. (dhe) 

50% LikesVS
50% Dislikes
Post Views : 808

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *