Bawaslu Telusuri Keterlibatan Oknum Kades

F AA POSE

IST/RADAR MANDALIKA POSE: Bersama tokoh NW TGH Gede Sakti, para relawan dan oknum Kades menunjukkan salam dua jari.

PRAYA – Beredarnya foto seorang oknum kepala desa (Kades) dari Kecamatan Praya Timur yang menunjukkan sikap mendukung salah satu Paslon di Pilkada Lombok Tengah. Sekarang menjadi atensi kini mendapatkan atensi Bawaslu Lombok Tengah. Bawaslu sekarang tengah menelusuri dugaan pelanggaran dilakukan.

Foto yang beredar, oknum kades ini dan beberapa relawan salah satu paslon melakukan silaturrahmai ke kediaman TGH Gede Sakti. Dalam fotonya, menunjukkan salam dua jari.

 “Kita akan lakukan penelurusan terlebih dahulu, benar atau tidaknya informasi ini, kita akan proses dulu,” ungkap Kordiv Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Lombok Tengah, Lalu Fauzan Hadi, Senin, (26/10) kemarin.

Fauzan menjelaskan, dalam aturan, Kades dilarang melakukan tindakan yang menguntungkan maupun merugikan salah satu peserta pilkada. Kalaupun memang kades tersebut masuk tim Partai, pihaknya juga akan tetap melakukan penelurusan. Dilanjutkannya, terlepas apakah oknum Kades ini masuk tim atau bukan, namun yang menjadi sorotan Bawaslu adalah tindakan yang dilakukan. Kemudian, kalaupun Kades tersebut masuk dalam tim, pihaknya juga akan melakukan pengecekan terkait apakah nama orang yang diduga sebagai kades tersebut, benar masuk dalam surat keputusan (SK)  tim kampanye calon yang ada di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

 “Kita akan kroscek SK di KPU dengan dokumen yang ada,” katanya.

Fauzan menjelaskan, dugaan keterlibatan Kades juga akan dilakukan penelusuran oleh Bawaslu. Namun, untuk saat ini pihaknya tidak bisa menyampaikan siapa saja yang ikut terlibat dalam kegiatan kampanye tersebut, termasuk kades yang saat ini masih dalam penelusuran kebenaran atas keterlibatannya.

Sementara, dengan adanya informasi awal ini, pihaknya akan menelusuri dan menindak lanjuti hal tersebut. Jika terdapat dugaan pelanggaran, maka pihaknya akan memasukan ke tahap pembahasan di internal Bawaslu.

“Kalau sekarang kita akan telusuri, terlalu cepat. Dan  agar tidak terjadi kesalahpahaman,” ujarnya.

Terkait jangka waktu penelurusan informasi seperti ini, Bawaslu masih belum dapat memperkirakan. Yang jelas saat informasi ini masih belum masuk temuan. “Ini masih informasi awal,” pungkasnya.(buy)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Jilbab Hijau Motivasi Warga Mataram Manfaatkan Pekarangan dengan Apotik Hidup

Read Next

Sanksi untuk Lima Oknum ASN Belum Ada

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *