Astra Motor NTB Berikan Pelatihan Bagi Siswa SMK Jurusan Otomotif

WhatsApp Image 2020 08 26 at 08.47.31

SERIUS: Suasana pelatihan siswa SMK Otomotif yang diberikan Astra Motor NTB berjalan lancar.

MATARAM – Setelah dibukanya Kick Off Program Pelatihan, Pendampingan dan Magang Teknik Sepeda Motor Honda pada 22 Agustus 2020 di Balai Pendidikan dan Pelatihan Koperasi UKM NTB, peserta diklat mulai mendapatkan materi pengenalan onderdil sepeda motor dan cara pengoperasian alat termasuk bagaimana menservice kendaraan roda dua khususnya Honda.

“Pelatihan ini akan digelar sejak 22 Agustus sampai 29 Agustus 2020,” ujar Technical Sub.Dept Head Astra Motor NTB, Anton Prihatno.

Dia menjelaskan, pelatihan ini merupakan bentuk kerjasama Astra Motor NTB bersama dengan YDBA (Yayasan Darma Bhakti Astra). “Kami secara konsisten setiap tahunnya menyelenggarakan pelatihan ini guna mendukung serta melatih skill dan knowladge para siswa SMK khususnya di dunia otomotif dan usaha perbengkelan dengan tujuan agar peserta bisa menjadi calon mekanik AHASS ataupun membuka lapangan kerja baru,” ungkap Anton.

Kegiatan pelatihan bagi siswa SMK ini diikuti oleh 26 orang peserta yang berasal dari berbagai SMK yang ada di NTB. Adapun lokasi pelatihan diselenggarakan di Balai Pendidikan dan Pelatihan Koperasi UKM NTB di jalan Airlangga Mataram.

Technical Training Instructor Astra Motor NTB, Sultan Hartawan menambahkan, pelatihan materi dasar diberikan selama 8 hari sejak Kick Off diresmikan pada tanggal 22 Agustus lalu. “Nantinya pelatihan ini akan diberikan dalam bentuk pemaparan materi dan juga ada prakterknya,” ujar dia.

Adapun materi pelatihan pertama basic mentality, dasar mesin dan system bahan bakar. Kemudian system elektrika, pengenalan, pemahaman, pemakian peralatan atauTool atau p4T, perawatan dan penyetelan full system. Kemudin pergantian fak, praktik dan bongkar casis, ujian tulis dan ujian praktik akhir.

Metode pelatihan yang digunakan adalah ceremah, diskusi, praktik, studi kasus, dan demonstrasi. Serta magang selama 70 hari di bengkel AHASS dengan komposisi 20 persen teori dan 80 persen praktik.

“Semoga dengan adanya pelatihan, pendampingan dan magang mekanik SMK ini menjadi ajang penyemangat para siswa untuk belajar dan belajar lagi dalam menimba ilmu teknik sepeda motor Honda. Sehingga kedepannya lulusan SMK teknik sepeda motor bisa langsung diterima bekerja ataupun membuka lapangan kerja baru,” tutup Anton. (zak)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Juara Shovicom Bertekad Bantu Sukseskan NTB Gemilang

Read Next

Belajar Tatap Muka, Tunggu Keputusan Ahyar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *