PRAYA-Aliansi Peduli Pemilu Damai (APPD) Nusa Tenggara Barat (NTB) mengajak warga untuk memperkuat persatuan dan persaudaraan pasca Pemilu 2024 yang telah berjalan sukses, pada Minggu (7/4).

“Mari kita memperkuat persatuan dan persaudaraan setelah Pemilu 2024,” kata Kordinator APPD NTB, Saidan Alfajari.

Ia mengatakan, masyarakat sudah melewati berbagai tahapan pemilihan umum yang telah berlangsung 14 Februari 2024 dan sudah berpartisipasi aktif dengan menggunakan hak pilih untuk mencoblos calon presiden dan wakil presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.

“Kita berharap Pemilu 2024 ini melahirkan pemimpin bangsa dan legislator yang benar-benar amanah, mengayomi rakyatnya dan menebar kecintaan kepada semua warga Indonesia,” cetusnya.

Pada Pemilu 2024 pilihan warga itu tentu tidak akan mungkin sama. Yang jelas akan pasti beragam. Inilah demokrasi yang memberika kebebasan bagi masyarakat Indonesia secara mutlak dalam memilih calon pemimpin.

“Kita tidak bisa dipaksa pihak lain untuk memilih calon-calon tertentu,” sentilnya.

Adapun demokrasi mengajak semua pihak untuk memilih calon pemimpin, calon legislatif sesuai hati nurani dan preferensi yang didasarkan pada program yang ditawarkan, rekam jejak, integritas, dan lain sebagainya.

Berbagai dinamika di tahun politik sudah disaksikan bersama dan dapat dilaksanakan sesuai dengan aturan dan tahapannya. Rakyat Indonesia sudah menunaikan hak pilihnya masing-masing dan para simpatisan, pendukung, tim sukses sudah bekerja maksimal.

“Kini saatnya berdoa dan bertawakal kepada Allah. Apapun hasilnya, bila semua tahapan dilalui dengan baik dan sesuai aturan yang berlaku, kita harus terima,” katanya.

Disinilah sikap kedewasaan semua calon maupun simpatisan diuji dan harus legowo bila calon yang kita pilih belum ditakdirkan menjadi pemimpin saat ini.

“Kita juga harus ikhlas dan menjauhi sikap-sikap yang tak pantas,” tegasnya.

Sebagai masyarakat, untuk menyatukan kembali dalam konteks kebangsaan, karena semua adalah satu dan menyatu dalam satu negara, yaitu Indonesia.

“Kepentingan kita adalah menjaga negeri ini tetap utuh. Dan keutuhan tersebut dapat diwujudkan oleh rakyat yang selalu mencintai persatuan, mencintai perdamaian, dan mencintai persaudaraan,” imbuhnya.

Adapun komitmen dalam Deklarasi Damai tersebut yakni menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, menghormati keberagaman, serta mewujudkan suasana aman, tertib dan damai pasca Pemilu 2024 di Provinsi NTB.

Kemudian memberikan apresiasi kepada seluruh rakyat Indonesia atas terlaksananya pemilihan umum (Pemilu) 2024 yang berjalan dengan lancar dan sukses.

Serta menghimbau agar peserta Pemilu 2024 mempercayakan dan mengikuti semua proses melalui mekanisme yang ada sesuai peraturan perundang-undangan. (tim)

50% LikesVS
50% Dislikes
Post Views : 168

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *