Indra Jaya Usman dan Andi Mardan (JHONI SUTANGGA/RADAR MANDALIKA)

MATARAM – Pengurus DPD Demokrat NTB mengikuti secara virtual pertemuan Anies Baswedan dengan Majelis Tinggi Partai Demokrat di Mataram, Kamis (2/3).

Ketua DPD Demokrat NTB, Indra Jaya Usman mengatakan, pertemuan tersebut menjadi sakral sebagai ikhtiar memperkokoh komitmen Partai Demokrat dalam mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden pada Pilpres 2024 mendatang.

“Acara tadi penegasan Demokrat mendukung Anies. Ini menjadi yang kedua setelah 26 Januari yang lalu. Ketua Umum AHY menyampaikan bahwa Partai Demokrat mendeklarasikan secara resmi mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024,” ujarnya.

“Dan pada hari ini kita sama-sama menyaksikan bahwa kedatangan Mas Anies ke DPP bertemu dengan Majelis Tinggi Partai Demokrat, di mana di dalam AD/ART Partai Demokrat untuk mengusung atau membangun koalisi secara legal merupakan wewenang Majelis Tinggi Partai Demokrat. Pada hari ini, sudah disampaikan tadi oleh ketua umum yang diperkuat keputusan majelis tinggi,” sambungnya.

Pria yang akrab disapa IJU tersebut kembali mengungkapkan bagaimana kemesraan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Anies Baswedan.

Dua figur tersebut, kata IJU, merupakan tokoh bangsa yang layak disematkan dan memberi harapan simbol perubahan.

Ia pun secara terang-terangan mengungkapkan keinginan dari daerah agar keduanya berpasangan dan maju di Pilpres 2024.

“Saya kira sudah jelas kami di samping kader Partai Demokrat tentu memiliki harapan. Harapan kami juga ini kan tidak lahir dari ruang kosong. Karena koalisi ini tujuan kita memenangkan kontestasi Pilpres yang akan datang. Karena dengan memenangkan Pilpres lah ide dan gagasan yang telah dikemukakan tadi dalam dialog kebangsaan,” ungkap IJU.

IJU menukil sejumlah hasil yang dikemukakan lembaga survei. Dalam banyak sekali simulasi, pasangan Anies-AHY selalu unggul. Tren positif terhadap paket tersebut bahkan muncul sejak tahun 2022 lalu hingga teranyar pada Januari 2023.

“Kalau kita ingin menang, kalkulasi atau rujukan politik kita harus yang objektif. Seperti apakah peluang Anies Baswedan untuk memenangkan konstelasi Pilpres, salah satu indikator kita adalah apa yang sudah dilakukan beberapa lembaga survei,” ujarnya.

“Tentu dalam hal ini posisi wakil presiden itu menjadi penentu. Karena kita lihat beberapa seri survei sejak tahun lalu sampai dengan yang terakhir kali, menempatkan bahwa pasangan Anies-AHY ini seringkali keluar menjadi pemenang. Ini yang saya kira harus menjadi rujukan bersama,” imbuhnya.

IJU mengklaim, penilaian tersebut tidak muncul lantaran dirinya merupakan kader Demokrat. Namun, lebih kepada analisa yang sifatnya objektif. Bahwa pasangan Anies-AHY punya kans besar memenangkan Pilpres 2024 jika dipasangkan.

Bukan berbicara sifatnya partisan atau politis. Tetapi karena kita sudah melebur dalam satu koalisi, tentu kita ingin mendapatkan ukuran, referensi yang objektif. Salah satunya adalah bagaimana respons masyarakat yang tercermin dalam sejumlah lembaga survei secara saintifik menunjukkan bahwa Anies-AHY inilah yang paling memiliki peluang. Atas dasar itulah kami di NTB mengharapkan memang pasangan ini terwujud dan menjadi kenyataan,” paparnya.

Tak hanya itu, IJU juga beranggapan bahwa dari 5 kriteria cawapres yang pernah disebutkan Anies, ia mengklaim AHY masuk dalam kelima kriteria tersebut.

Kendati demikian, IJU menegaskan perihal sikap partainya yang menyerahkan sepenuhnya kepada Anies Baswedan untuk menentukan sendiri cawapresnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY menyambut langsung kedatangan bakal calon presiden Anies Baswedan di Kantor DPP Partai Demokrat, hari ini. Anies tiba sekitar pukul 10.15 WIB.

AHY kemudian mengajak Anies menuju panggung kecil yang telah disiapkan. Di sekitar panggung, kurang lebih 500 kader partai yang berseragam nampak membawa atribut dan poster bertuliskan “perubahan dan perbaikan”.

Di hadapan para kader, AHY mengajak mereka mendukung Anies sebagai capres 2024. Ia juga meminta mereka untuk menyatukan energi dan semangat demi memenangkan Pilpres.

“Mari kita dukung Bapak Anies Baswedan sehingga bisa memimpin perubahan dan perbaikan bagi negeri kita,” kata AHY dalam virtual tersebut.

Adapun Anies mengaku tidak menyangka jika dirinya bakal disambut oleh para kader dengan antusiasme sebesar itu. Menurut dia, sambutan ini menunjukkan keinginan mengubah dan memperbaiki tak hanya datang dari elite partai, melainkan seluruh unsur warga Demokrat.

“Saat ini Demokrat sudah siap berjalan. Perjalanan ini seperti yang saya sampaikan tadi, perlu energi. Karena itu jaga stamina, siap?” kata Anies.

Anies menyebut dirinya bersama Demokrat akan memulai sebuah perjalanan panjang. Oleh sebab itu, dia mengingatkan perlunya stamina, kesiapan, serta ketangguhan untuk melewati perjalanan ke depan.

“Jumlah yang hadir in menggambarkan bahwa semangat Demokrat untuk menyongsong perubahan dan perbaikan bergolak luar biasa. Kita siap bergerak bersama? Siap menyongsong kemenangan bersama?,” kata Anies diiringi jawaban “siap” dari para kader.

Anies Baswedan sebelumnya menghadiri deklarasi yang dilakukan Partai Keadilan Sejahtera atau PKS. Bersama Partai Demokrat dan NasDem, PKS masuk dalam koalisi yang disebut sebagai Koalisi Perubahan. Ketiga partai menjatuhkan pilihan kepada Anies untuk diusung sebagai bakal calon presiden di Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024.(jho)

50% LikesVS
50% Dislikes
Post Views : 455

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *