KLU–Jajaran Direksi, Manajemen, dan Civitas Hospitalia RSUD Kabupaten Lombok Utara turut menyampaikan keprihatinan atas bencana gempa bumi yang menimpa Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan kekuatan Magnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8) lalu.
Dengan melihat kondisi yang terjadi, pihak Direksi dan Managamen mengutus tiga perawat untuk bergabung dalam misi pengabdian guna membantu pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana gempa di NTT.
“Kami turut menyampaikan duka mendalam atas musibah bencana gempa bumi di NTT, kami harap personil tenaga medis yang turun bisa memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal, kami juga mendoakan semoga proses pemulihan dapat berlangsung lebih cepat,” ungkap Dirut RSUD Lombok Utara drg.Nova Budiharjo, kemarin.
Pihak RSUD dalam misi kemanusiaan mengirim tiga perawat untuk membantu penanganan medis diantaranya Muhsin, A.Md.Kep,M. Jupri Japar, A.Md.Kep, dan M. Fikri Japar, A.Md.Kep,. Mereka dilepas langsung Direktur RSUD Lombok Utara drg. Nova Budiharjo di Aula Segara Anak RSUD pada Sabut (21/8). Rencananya mereka akan berada dilokasi bencana selama sepekan.
Sebelumnya juga pihak RSUD Lombok Utara telah mengirim 1 dokter umum menuju lokasi bencana.
“Selaku pimpinan Direksi dan Manajemen, kami menyampaikan apresiasi, serta doa atas pengabdian yang dijalankan para petugas medis RSUD, mereka sudah berada di Labuan bajo saat ini,” ujarnya.
Diketahui, akibat bencana gempa bumi di NTT rumah warga banyak mengalami rusak parah. Disamping itu juga terdapa korban jiwa yang meninggal dan luka-luka. Kondisi warga NTT korban bencana masih membutuhkan bantuan pelayanan kesehatan dan bantuan logistik untuk proses pemulihan pasca bencana.(dhe)
