MATARAM — Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menyampaikan keprihatinan dan dukungan kepada masyarakat Desa Adat Sade, Kabupaten Lombok Tengah, yang tengah menghadapi musibah kebakaran.
Saat menyambangi masyarakat terdampak, Lalu Hadrian memastikan kebutuhan dasar warga menjadi perhatian. Bantuan berupa makanan, minuman, serta kebutuhan lainnya turut dibawa untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak.
“Kita sapa masyarakat kita yang sedang kena musibah. Kebutuhan makan, minum dan lain-lain kita bawakan,” ujar Lalu Hadrian di Sade Pujut kemarin.
Tidak hanya bantuan tanggap darurat, Lalu Hadrian juga mendorong adanya langkah pemulihan dan revitalisasi kawasan Desa Adat Sade. Bersama Bupati Lombok Tengah, pihaknya akan mengusulkan revitalisasi kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Kebudayaan.
“Saya dan Pak Bupati akan mengusulkan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Kebudayaan untuk merevitalisasi Desa Sade ini melalui program revitalisasi cagar budaya,” katanya.
Menurutnya, Desa Adat Sade merupakan salah satu kebanggaan masyarakat NTB sekaligus memiliki nilai budaya dan sejarah yang penting. Karena itu, penanganan pascakebakaran tidak cukup hanya dengan memberikan bantuan darurat, tetapi harus dilanjutkan dengan penataan dan pembangunan kembali kawasan tersebut.
“Desa Sade adalah kebanggaan kita semua. Maka harus kita gotong royong untuk membangun, menata, dan merevitalisasi kembali,” tegasnya.
Lalu Hadrian juga mengungkapkan bahwa pihaknya bersama Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, telah berkomitmen untuk mendukung Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dalam upaya membangun dan menata kembali Desa Adat Sade.
“Tadi juga kami bersama Ibu Wakil Ketua DPR, Ibu Sari Yuliati, berkomitmen bersama-sama dengan Pemkab Lombok Tengah. Kami akan tata dan bangun kembali Desa Adat Sade,” ujarnya.
Ia berharap proses pemulihan Desa Adat Sade dapat dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, musibah yang terjadi harus menjadi momentum untuk memperkuat kembali Desa Adat Sade sebagai kawasan budaya sekaligus destinasi wisata unggulan NTB yang dikenal luas hingga mancanegara. (jho)

