LOBAR—Ketua DPRD Lombok Barat (Lobar) Lalu Ivan Indaryadi menyambut baik niat Wakil Bupati Lobar Hj. Nurul Adha untuk melakukan pembahasan bersama Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Perubahan 2026. Meski Peraturan Kepala Daerah (Perkada) untuk persetujuan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2025 tetap dipergunakan Pemda, namun DPRD membuka pintu atas niat baik membahas bersama APBD Perubahan demi kepentingan masyarakat.
“Kita akan lebih banyak memberikan masukan ke eksekutif,” ungkap Ivan saat dikonfirmasi selepas rapat gabungan pimpinan (Ragapim) DPRD Lobar, Selasa (11/8).
Sorotan masih tertuju kepada pergeseran anggaran yang dilakukan Bupati Nonaktif yang angkanya mencapai sekitar Rp30 miliar. Bahkan pergeseran yang dilakukan diduga dilakukan sebanyak lima kali tanpa sepengetahuan lembaga DPRD. Hal ini yang akan dibahas dalam APBD Perubahan, dan Ivan memastikan pihaknya akan memberikan masukan kepada Wabup untuk beberapa program yang menjadi sorotan.
“Karena banyak pergeseran yang kami tidak tahu,” tegasnya.
Diakui pria yang akrab disapa Mamiq Bajang Sekotong (MBS) itu, pihaknya masih menanti data anggaran apa saja yang sudah dilakukan pergeseran anggaran. Berdasarkan hasil rapat pertama dengan pihak eksekutif, eksekutif menyampaikan lima kali pergeseran. Sementara data yang diberikan ke legislatif baru tiga kali.
“Ada perbedaan sehingga perlu dipertanyakan lebih tajam ke eksekutif. Dan anggaran dari pergerakan itu besar, mencapai sekitar Rp30 miliar, sekitar itu data sementara,” sorotnya.
Ivan menegaskan bersedianya legislatif membahas APBD Perubahan ini dengan eksekutif bentuk kepentingan kepada masyarakat yang lebih besar. Sebab pihaknya tidak ingin menghambat program yang bersentuhan langsung untuk kepentingan masyarakat. Bahkan alasan itu yang membuat dia yakin para wakil rakyat lainnya akan tetap hadir dalam pembahasan APBD Perubahan itu.
“Semasih untuk kepentingan masyarakat, ya kenapa tidak. Kita akan percepat, tentu sebagai wakil rakyat kita mengutamakan itu,” ucap Ketua DPD II Golkar Lobar itu.
Pihaknya kini masih menunggu proses usulan draf KUA PPAS APBD Perubahan dari eksekutif yang masih berproses tahapan evaluasi di Pemerintah Provinsi.
“Eksekutif pun saat ini masih menunggu hasil evaluasi dari Pemprov. Insyaallah dalam minggu-minggu ini,” pungkasnya. (Win)

