PENGUMUMAN: Nama para peserta Selter Sekda yang lolos administrasi.

LOBAR—Panitia Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah (Sekda) resmi mengumumkan peserta yang lolos tahapan administrasi seleksi itu, Senin (21/9). Sebanyak 7 pelamar yang lebih dulu mendaftar sebelum tahapan itu sempat ditunda dinyatakan lolos tahapan tersebut. Sementara itu, terdapat 3 pelamar dinyatakan tidak lolos. Sebelumnya, ketiga peserta itu melamar pada periode 11–17 September 2026 pascabuka kembali pendaftaran Selter Sekda itu. Sayangnya, meski sudah mendaftar dan mengklik pelamaran di sistem BKN, hal itu tidak disertai kelengkapan dokumen persyaratan pendaftaran. Bahkan, dari informasi yang dihimpun, ketiga pelamar itu berasal dari jabatan fungsional dan unsur PPPK.

Berdasarkan Keputusan Panitia Seleksi dalam Berita Acara Nomor: 5/BA/PANSEL-JPTP/2026 tanggal 21 September 2026 tentang Penetapan Hasil Seleksi Administrasi dan Penelusuran Rekam Jejak Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Lombok Barat Tahun 2026, menerangkan terdapat 7 pelamar yang dinyatakan lolos ke tahap selanjutnya.

Di mana 6 di antaranya merupakan pejabat Pemkab Lobar yang terdiri dari Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Arief Suryawirawan. Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Damayanti Widyaningrum. Asisten Administrasi Umum Fauzan Husniadi. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Mahnam. Kepala Dinas Perhubungan Mohamad Hendrayadi, dan Direktur RSUD Patut Patuh Patju Suriyadi. Sementara itu, dari pejabat luar lingkup Pemkab Lobar ada nama Sapri, Guru Ahli Madya dari Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Lobar, Baiq Mustika Dwi Adni, yang dikonfirmasi terkait tiga pelamar yang tidak lolos membenarkan.

“Mereka tidak melengkapi dokumen,” ungkapnya saat dikonfirmasi.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Tim Panitia Seleksi (Pansel) Sekda Lobar, Prof. H. Agusdin. Ketiga pelamar itu mendaftar di periode pendaftaran dibuka kembali pada 11–17 September lalu.

“Ada tiga yang sudah mengklik daftar gitu tapi belum lengkapi. Sampai penutupan itu tidak dilanjutkan, tidak melengkapi,” bebernya.

Sesuai pengumuman itu, peserta yang namanya tercantum lolos tahapan akan mengikuti tahapan seleksi selanjutnya, technical meeting, pra-assessment, dan penulisan makalah yang akan digelar Selasa (22/9) di Ruang Rapat Senggigi Kantor Bupati Lobar. Kemudian di hari berikutnya (23/9) dilakukan assessment test (CAT dan diskusi kelompok). Menurutnya, proses ini akan dilakukan oleh tim assessment independen dari BKPSDM Kota Tangerang.

“Itu akan dilakukan oleh tim assessment center Kota Tangerang dengan BKDPSDM Lobar yang menggelar di Aula Kantor Bupati,” jelasnya.

Pihaknya akan kembali menguji para peserta saat tahapan pembuatan dan presentasi makalah serta wawancara pada Kamis (24/9) dan Jumat (25/9). Nantinya, para peserta akan mengumpulkan makalah yang ditulis tangan sendiri terkait program kerjanya. Para peserta diberikan waktu selama dua jam, dan saat mengerjakan tidak ada perlengkapan elektronik termasuk handphone yang dibawa.

“Harus tulis tangan, kita kasih waktu 2 jam, dan harus dikumpulkan hari itu. Karena kalau tulis di rumah, bisa orang lain yang buat. Ini sesuai kesepakatan bersama tim dengan Pemda Lobar,” ucapnya.

Makalah yang dibuat itu akan dipresentasikan kepada Tim Pansel untuk kemudian diuji melalui wawancara. Pelaksanaannya akan dilaksanakan selama sehari penuh pada Jumat (25/9).

“Dari pagi sampai malam, satu peserta kita kasih waktu 45 menit,” bebernya.

Pada hari Sabtu (26/9), tim menjadwalkan melaksanakan tes kesehatan fisik dan rohani. Setiap tahapan memiliki skor atau nilai tersendiri. Tim Pansel akan merekap semua nilai tersebut untuk diakumulasikan guna menetapkan tiga besar tertinggi. Selanjutnya, tiga nama itu akan disodorkan kepada Wakil Bupati Lobar untuk ditetapkan satu nama yang diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri menjadi Sekda definitif.

“Tiga besar nama akan diserahkan kepada PPK (Pejabat Pembina Kepegawaian). Kemudian diumumkan. Setelah itu selesai tugas tim Pansel,” ucapnya.

Estimasi tahapan pelaksanaan Selter Sekda Lobar itu akan selesai pada awal pekan depan. Sebab Pemda merencanakan pengisian Sekda definitif itu bisa dilakukan pada Oktober mendatang. (Win)

By Radar Mandalika

Mata Dunia | Radar Mandalika Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *