Mataram – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Nusa Tenggara Barat melaksanakan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Nonmanajerial di lingkungan Kanwil Kemenkum NTB, Senin (10/8). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi melalui penempatan pejabat sesuai kompetensi dan bidang keahlian masing-masing.
Dalam pelantikan tersebut, sebanyak empat Pejabat Nonmanajerial resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya. Empat pejabat tersebut terdiri atas satu orang yang memperoleh kenaikan jenjang dari Jabatan Fungsional Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Muda menjadi Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Madya, serta tiga orang melalui perpindahan dari jabatan lain.
Adapun tiga pejabat yang berpindah jabatan terdiri atas satu orang dari Jabatan Fungsional Penyuluh Hukum Ahli Muda menjadi Analis Kekayaan Intelektual Ahli Muda, serta dua orang yang masing-masing berpindah dari Jabatan Fungsional Pranata Keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Mahir dan Penata Kelola Pemerintahan menjadi Analis Pengelolaan Keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Ahli Pertama.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Nusa Tenggara Barat, I Gusti Putu Milawati, menyampaikan bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bukan sekadar proses administratif maupun perubahan nomenklatur jabatan. Menurutnya, jabatan yang dipercayakan merupakan bentuk kepercayaan organisasi sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini bukan sekadar proses administratif maupun perubahan nomenklatur jabatan, tetapi merupakan bentuk kepercayaan organisasi sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Milawati. Ia menegaskan bahwa kenaikan jenjang maupun perpindahan jabatan harus diikuti dengan peningkatan kompetensi, profesionalisme, integritas, serta kualitas kinerja dalam melaksanakan tugas dan fungsi masing-masing.
Milawati juga berharap pejabat yang telah dilantik dapat memberikan kontribusi positif bagi organisasi, terus mengembangkan kompetensi dan kapasitas diri, serta mampu beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab yang baru. Ia meminta seluruh pejabat untuk melaksanakan tugas secara profesional, objektif, akuntabel, dan berorientasi pada pencapaian kinerja serta pelayanan yang berkualitas, serta senantiasa memegang teguh sumpah jabatan, menjunjung tinggi integritas dan etika, dan meningkatkan kompetensi melalui pembelajaran serta pengembangan diri secara berkelanjutan.(red)
