LOBAR—Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto dan istri memuji hasil kerajinan tangan Lombok Barat (Lobar). Di sela-sela agenda resminya, mantan Wali Kota Bogor tersebut menyempatkan diri menyambangi Galeri Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Lobar yang terletak di area lobi Kantor Bupati Lobar, Kamis (16/7). Kunjungan ini menjadi momentum penting Pemda Lobar memperlihatkan potensi industri kreatif daerah kepada jajaran pemerintah pusat tersebut.
Kedatangan rombongan Kemendagri itu disambut langsung oleh Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) bersama Ketua Dekranasda Lombok Barat, Hj. Ayu Indra Rukmana Zaini. Kehadiran pejabat dari Kementerian Dalam Negeri ini dimanfaatkan oleh Bupati dan istri untuk memperkenalkan produk-produk unggulan hasil karya para perajin lokal yang selama ini menjadi pilar ekonomi kreatif di wilayah Lobar.
Bupati LAZ bahkan sempat menjelaskan beberapa hasil industri kreatif Lobar itu kepada sang wamen. Bima Arya tampak antusias mendengarkan dan melihat dari dekat berbagai produk yang dipajang, mulai dari kain tenun khas Lobar, kerajinan ketak, kerajinan gerabah, hingga produk kerajinan tangan berbahan baku lokal lainnya. Ia secara khusus memberikan pujian pada detail dan kualitas kerajinan cukli buatan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lobar. Politisi PAN itu bahkan terpincut ingin memiliki kerajinan cukli itu. Beberapa kerajinan itu sampai dibeli untuk dijadikan oleh-oleh kembali ke Jakarta.
“Saya tadi lihat tempat main catur, papan catur dan kursinya di sana itu hitam putih buatan binaan Lapas Lobar, itu bagus sekali,” ujarnya kepada Bupati saat mengobrol.
Tidak hanya itu, ketika Bupati menunjukkan kendi air minum Banyumulek yang biasa disebut warga Sasak kendi maling, hal itu membuat Bima Arya takjub. Kendi itu bisa menjaga suhu air tetap sejuk, dan uniknya pengisiannya dimasukkan dari lubang bagian bawah yang berbentuk corong kerucut ke dalam. Saat kendi dibalik ke posisi berdiri, air tidak akan tumpah dan hanya keluar dari corong atas saat dituang. Penilaian positif tokoh nasional ini menjadi bukti nyata standardisasi dan kualitas produk yang dijalankan Dekranasda Lobar sangat layak untuk didorong masuk sebagai cenderamata nasional bahkan internasional. Kreativitas dan kemampuan UMKM Lobar pun sangat mampu bersaing dengan daerah lain di Indonesia.
Sementara itu Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini, tampak sangat antusias mempromosikan hasil kerajinan masyarakatnya. Penyediaan ruang promosi yang representatif di lobi Kantor Bupati merupakan langkah taktis pemda dalam menyambut tamu daerah sekaligus menggerakkan ekonomi lokal. LAZ optimistis dengan komitmen promosi yang konsisten, industri kreatif Lobar akan terus bertumbuh pesat.
“Nanti kalau memang ada tamu yang tertarik, yang mana bilang, tinggal dipesan,” pungkas Bupati Lobar optimistis. (win)
