Ilustrasi : Ilustrasi pencurian disalah satu rumah.(Ist)

LOBAR—Peristiwa pencurian dengan pemberatan melanda salah satu rumah warga di Dusun Blongas, Desa Blongas, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat (Lobar). Rumah dalam keadaan kosong tersebut dibobol maling saat pemiliknya tengah bepergian ke daerah Ranggegata, Lombok Tengah. Satu unit sepeda motor, barang elektronik, hingga sejumlah dokumen penting raib digondol pelaku.

Pemilik rumah H. Muhammad Astar menceritakan kronologinya. Kejadian bermula pada Jumat(26/6) saat dirinya beserta keluarga berangkat meninggalkan kediaman mereka sekitar pukul 14.15 WITA. Sebelum pergi, korban memastikan seluruh pintu rumah dan gerbang utama telah dikunci dengan rapat. Namun, situasi rumah yang sepi diduga dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya. Korban baru mengetahui kejadian tersebut keesokan harinya, Sabtu, (27/6) sekitar pukul 07.08 WITA. Telepon dari anaknya yang berada di BTN Pemda Gerung, mengabarkan bahwa kondisi rumah di Blongas telah dimasuki orang tidak dikenal dan satu unit sepeda motor telah hilang.

Mendapat informasi tersebut, korban bersama menantunya segera kembali ke Blongas untuk memastikan keadaan. Sesampainya di lokasi, korban menemukan kondisi dalam rumah sudah dalam keadaan acak-acakan. Pelaku diduga merusak pintu sebelah selatan yang jarang dibuka, untuk membawa kabur barang curian.

“Memang benar seperti apa yang terjadi. Ketika saya masuk ke dalam lewat pintu samping menuju dapur, handphone merek Vivo yang biasanya ditaruh di atas kulkas sudah tidak ada, begitu juga kunci motor Vario biasa. Saya lanjut masuk ke ruang tengah, pakaian di dalam lemari sudah dikeluarkan semua. Kain-kain yang masih baru diambil semua, mungkin mereka mencari uang,” ujar Astar saat dikonfirmasi Radar Mandalika, Senin (29/6).

Selain mengacak-acak ruang tengah, pelaku juga menyisir kamar anak dan menantu korban. Di kamar anak korban, pelaku mengambil satu buah Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) sepeda motor Honda Beat dan satu unit handphone merek Oppo. Sementara di kamar menantunya, pelaku menggasak sejumlah dokumen berharga lainnya.

“Pakaian semua dikeluarkan, terus barang yang diambil adalah BPKB mobil Ayla, BPKB motor Scoopy, dan BPKB motor Vixion,” tambahnya.

Sementara itu, satu unit sepeda motor Honda Vario 160 dengan nomor polisi DR 3927 NG yang terparkir di samping rumah juga hilang dibawa kabur. Kunci motor tersebut kebetulan berada di kantong depan kendaraan dan STNK berada di dalam jok, sementara dua motor lainnya yang berada di lokasi yang sama aman karena kuncinya telah dicabut.

Korban menduga kuat pelaku masuk ke dalam rumah melalui bagian belakang area dapur. Pelaku awalnya mencoba merusak kawat lubang angin, namun karena tidak muat, pelaku memilih naik ke atas atap dapur yang menggunakan asbes.

Dari atap dapur, pelaku bergeser menuju genteng rumah utama dan membuka empat buah genteng. Melalui celah genteng yang terbuka itulah pencuri turun ke lantai rumah menuju ruang tengah dan mengacak-acak seluruh isi kamar untuk mencari barang berharga.

Kasus tindak pidana pencurian ini telah dilaporkan secara resmi oleh korban ke pihak kepolisian setempat di Mapolsek Sekotong pada hari Sabtu yang sama. Pihak kepolisian dari unit intelijen juga telah mendatangi lokasi kejadian setelah waktu isya untuk melakukan olah TKP, mengambil foto, serta mengumpulkan keterangan dari korban guna proses penyelidikan lebih lanjut. (win)

By Radar Mandalika

Mata Dunia | Radar Mandalika Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *