LOBAR—Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) secara resmi menyerahkan hadiah untuk para pemenang Lomba Video Kreatif Event Lebaran Topat Lombok Barat 2026. Penyerahan penghargaan ini bertepatan dengan pelaksanaan Car Free Nite (CFN) pekan kemarin dan diserahkan langsung Bupati Lobar Lalu Ahmad Zaini (LAZ).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut didampingi oleh Ketua Penggerak PKK Kabupaten Lombok Barat, Ibu Ayu Indra Rukmana Zaini, serta Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Lobar Agus Gunawan. Kehadiran jajaran pimpinan daerah ini menjadi bentuk apresiasi nyata pemerintah terhadap kontribusi para pegiat digital dalam mempromosikan tradisi budaya daerah.

Hadiah para pemenang berupa uang tunai dimana untuk Juara pertama berhak atas hadiah sebesar Rp 1 juta, juara kedua mendapatkan Rp750 ribu dan juara ketiga membawa pulang Rp500 ribu. Meskipun bersifat kompetisi, kegiatan ini lebih menekankan pada semangat kolaborasi untuk mempublikasikan kearifan lokal Lebaran Topat yang merupakan tradisi turun-temurun di Pulau Lombok.

Kepala Disparekrafpora Lobar, Agus Gunawan, menekankan bahwa peran kreator konten saat ini tidak dapat dipisahkan dari pembangunan sektor pariwisata daerah. Ia memandang para kreator konten sebagai salah satu pilar utama dalam konsep pengembangan pariwisata modern yang melibatkan berbagai pihak atau yang dikenal sebagai elemen pentahelix.

“Dalam pentahelix kepariwisataan, mereka itu ada, bersama kita pemerintah. Jadi mereka memang seharusnya kita libatkan dalam pembangunan kepariwisataan,” ujar Agus Gunawan yang dikonfirmasi, Kamis (9/4).

Agus juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi, baik mereka yang berhasil meraih predikat juara maupun peserta lainnya. Menurutnya, setiap video yang dihasilkan oleh para peserta memiliki nilai promosi yang besar bagi Kabupaten Lombok Barat di platform media sosial.

“Kami sangat berterima kasih kepada teman-teman yang sudah ikut serta dalam lomba ini. Yang menang maupun yang belum menang, kami tetap bangga dan sangat terbantu dengan karya-karya mereka,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia berharap keterlibatan kreator konten dapat semakin diperkuat pada masa mendatang dalam berbagai ajang dan program pemerintah daerah. Strategi ini dinilai krusial untuk memperluas jangkauan promosi serta meningkatkan eksposur potensi wisata Lombok Barat agar lebih dikenal secara global di era digital yang serba cepat.

Kebahagiaan mendalam dirasakan oleh Lalu Masturiadi, yang berhasil meraih juara pertama dalam ajang tersebut. Ia menyampaikan rasa syukurnya atas apresiasi yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Masturiadi menceritakan bahwa karya yang ia ikutkan dalam lomba yang digelar sejak 28 Maret lalu itu merupakan hasil dokumentasi spontan yang diunggahnya ke media sosial.

“Saya berterima kasih kepada Pemda Lobar yang sudah melibatkan dan mengapresiasi teman-teman konten kreator. Dan alhamdulillah saya sangat bersyukur bisa dapet juara, walaupun sebenarnya cuman iseng-iseng aja upload, itupun saya edit pas baru pulang dari gili,” ucap Masturiadi dengan nada rendah hati.

Ia juga berharap agar langkah Pemkab Lombok Barat dalam menggandeng komunitas kreatif terus berlanjut. Ia meyakini bahwa keterlibatan lebih banyak kreator konten akan membantu pemerintah dalam meningkatkan gaung setiap kegiatan daerah, sehingga dampaknya dapat dirasakan oleh masyarakat luas secara lebih efektif dan merata. Langkah ini diharapkan mampu menjadikan Lombok Barat sebagai destinasi yang tidak hanya indah secara fisik, tetapi juga unggul dalam narasi digital di kancah nasional maupun internasional. (win)

By Radar Mandalika

Mata Dunia | Radar Mandalika Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *