LOBAR—Kabar bursa pemilihan Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Barat (Lobar) semakin menarik dibahas dan menjadi perhatian khalayak. Tidak terkecuali Ketua DPRD Lobar Lalu Ivan Indaryadi yang mengharapkan pejabat Sekda nantinya terpilih memiliki Kreteria yang mempuni.
“Sekda itu bukan sekedar jabatan administratif, tapi motor penggerak roda pemerintahan,” ujar Pria yang akrab disapa Mamiq Bajang Sekotong (MBS) saat dikonfirmasi, Senin (6/4).
MBS memberikan penekanan khusus mengenai kriteria figur yang layak mengisi jabatan birokrat tertinggi di lingkungan Pemkab Lobar itu. Setidaknya ada tiga kriteria utama yang tidak boleh ditawar dan harus dimiliki oleh siapapun yang ingin menjadi sekda. Menurutnya, pertama pejabat itu harus memahami kondisi daerah. Calon Sekda wajib memiliki pemahaman mendalam mengenai karakteristik dan dinamika sosial-ekonomi di Lobar. Kemudian kedua, mampu menyelaraskan Visi Misi Kepala Daerah. karena Sekda harus mampu menjabarkan dan mengimplementasikan visi serta misi Bupati ke dalam kebijakan teknis yang nyata.
Serta yang paling ditekankan MBS, yaitu Kreteria ketiga dimana pejabat itu memiliki kemampuan komunikasi yang Mumpuni, untuk menjadi jembatan komunikasi yang harmonis antara lembaga legislatif (DPRD) dan eksekutif (Pemerintah Daerah).
“Bukam soal macet tidak macetnya (Komunikasi). Membangun komunikasi itu sangatlah penting di dalam dua lembaga ini (legislatif dan eksekutif). Sekda harus bisa menjadi jembatan yang baik,” tegasnya.
Menanggapi isu adanya sejumlah pejabat dari luar daerah yang dikaitkan dengan bursa calon Sekda, MBS menilai hal itu lumrah terjadi. Terlebih ia menyatakan secara aturan diperbolehkan. Namun, politisi Golkar ini memberikan catatan tebal, jika ada putra daerah yang memiliki kemampuan mumpuni, kenapa tidak untuk menjadi perhatian.
“Bagi saya, baik orang luar maupun putra daerah tidak jadi persoalan selama memenuhi tiga syarat tadi. Namun, jika ada putra daerah yang mampu, itu jauh lebih tepat,” imbuhnya.
Ia menilai tiga Kreteria itu ada dimiliki oleh beberapa pejabat di Lobar. Bahkan secara gamblang nama Asisten III Setda Lobar, Fauzan Husniadi disebut sebagai pejabat yang tepat mengisi kursi Sekda.
MBS meniali Fauzan Sudah membuktikan mampu memenuhi tiga Kreteria yang dia sebut. Sebab dari sisi pengalaman serta rekam jejaknya yang pernah menjabat sebagai Penjabat (Pj) Sekda.
“Beliau sudah banyak membuktikan kapasitasnya sebagai jembatan di legislatif. Kita sudah beberapa kali bertemu dengan beliau dan pengalamannya cukup banyak,” ungkapnya.
Menanggapi pernyataan Ketua DPRD Lobar itu, Bupati Lobar H Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menilai semua pejabat memiliki peluang yang sama. Sebab siapapun boleh mendaftar dan terbuka secara nasional namun harus harus lulus uji oleh tim pansel.
“Bagus, siapapun boleh mendaftar dan terbuka secara nasional, sehingga harus lulus uji oleh tim pansel yang menyangkut kemampuan personal, juga loyalitas dan integritas,” terang LAZ.
Menurutnya siapapun yang terpilih nantinya itu berdasarkan hasil seleksi, dan terbaik untuk Lobar.
“Yang terpilih pasti yang terbaik untuk lombok barat,” pungkasnya.
Terpisah, Asisten III Setda Lobar H Fauzan Husniadi yang dimintai tanggapan terkait penilaian Ketua DPRD atas dirinya, tidak banyak berkomentar. Menurutnya, dia belum terfikir kearah bursa pemilihan Sekda. Karena masih fokus pada tugas yang diamanatkan Bupati kepada dirinya sebagai Asisten III.
“Alhamdulillah kalau dinilai baik,” singkatnya. (win)
