MATARAM – Fraksi Partai Gerindra di DPRD NTB menilai satu tahun kepemimpinan pasangan Lalu Muhamad Iqbal dan Indah Dhamayanti Putri telah meletakkan fondasi yang kuat untuk mewujudkan visi NTB Makmur Mendunia.
Hal tersebut disampaikan jajaran Fraksi Gerindra DPRD NTB saat menanggapi berbagai dinamika yang muncul dalam tahun pertama pemerintahan Iqbal–Dinda.
Menurutnya, dalam satu tahun pertama pemerintahan, wajar jika fokus utama adalah membangun fondasi yang kokoh sebelum memasuki tahap percepatan pembangunan pada tahun-tahun berikutnya.
“Namanya juga satu tahun pertama. Ibarat membangun rumah, fondasinya harus kuat dulu. Kami melihat kepemimpinan Iqbal–Dinda sudah meletakkan dasar yang kokoh menuju lima tahun NTB Makmur Mendunia,” terang Wakil Ketua DPR NTB Fraksi Gerindra, Lalu Wirajaya di Mataram Senin (09/03).
Ia juga menanggapi berbagai sorotan publik terkait keberadaan tim percepatan yang dinilai sebagian pihak terlalu ikut campur dalam kebijakan pemerintahan, termasuk dalam pergeseran anggaran.
Menurutnya, dinamika dalam pemerintahan merupakan hal yang wajar terjadi.
“Dalam pemerintahan pasti ada dinamika. Ada yang puas, ada yang tidak puas. Tidak semua orang bisa dipuaskan oleh pemimpin,” katanya.
Ia menegaskan bahwa pengelolaan birokrasi sepenuhnya merupakan hak prerogatif gubernur, termasuk dalam penataan organisasi perangkat daerah dan pengisian jabatan.
“SOTK sudah selesai, pengisian jabatan juga sudah dilakukan. Selanjutnya tinggal eksekusi program-program pembangunan,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Fraksi Gerindra DPRD NTB, Sudirsah Sujanto menyampaikan terkait pembangunan infrastruktur, ia menilai pemerintah provinsi cukup responsif, terutama dalam menangani kerusakan jalan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan menjelang arus mudik Lebaran.
Ia mengungkapkan bahwa pemerintah daerah melalui dinas terkait langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat maupun DPRD.
“Begitu ada laporan jalan yang rusak dan berpotensi membahayakan pengendara, langsung ditangani. Minimal ditutup atau diperbaiki sementara agar tidak menimbulkan kecelakaan,” kata Wakil Ketua Komisi IV DPRD NTB itu.
Meski demikian, ia mengakui masih ada sejumlah wilayah yang membutuhkan perhatian lebih, termasuk di Pulau Sumbawa.
“Ke depan tentu harus dilakukan perbaikan lebih menyeluruh, baik badan jalan, drainase maupun penerangan jalan,” ujarnya.
Ia berharap ke depan pembangunan infrastruktur di NTB dapat semakin merata sehingga memberi dampak langsung bagi keselamatan dan kenyamanan masyarakat. (jho)
