Vaksinasi Sekolah, Madrasah dan Ponpes Tuntas

Kemenag Disdik

KHOTIM/RADARMANDALIKA.ID H Zamroni Aziz dan HL Muliawan

PRAYA – Vaksinasi berbasis sekolah madrasah dan Pondok Pesantren (Ponpes) tuntas dilaksanakan.
Progres percepatan vaksinasi untuk masyarakat Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) dengan target 70 persen tervaksinasi sebelum 5 Oktober mendatang terus menunjukkan angka signifikan. Dimana, capaian vaksinasi keseluruhan persen hari ini sudah mencapai di angka lebih dari pada 50 persen. Begitu pula dengan gencaran vaksin di tingkat usia remaja siswa dan siswi di leading sektor pendidikan. Dimana berbasis Sekolah dan madrasah sudah menyatakan rampung.
“Tentu kami mengucapkan terima kasih kepada Forkopimda Loteng dalam gencaran vaksinasi di tingkat madrasah dan Pondok Pesantren yang merupakan program prioritas Pemerintah dalam persiapan momentum internasional. Alhamdulillah dalam dua pekan kami terus bergerak dengan semua stakeholder. Dan data kami sampai hari ini mencapai 99 persen tervaksinasi,” ungkap Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Loteng, H Zamroni Aziz, kemarin.
Dimana dengan target dan data pihaknya menyerahkan kepada Pemda, Polres dan Kodim. Pihaknya hanya sebagai tim penunjang dalam menggerakkan ke bawah sesuai dengan sektoral ke wilayah Kemenag.
“Kami sudah buatkan surat edaran dalam mendukung program tersebut sebagai langkah keberlanjutan ke depan sebagai syarat dalam melaksanakan pendidikan lanjutan,” ungkapnya.
“Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah keseluruhan berjumlah 1025. Kemudian Pondok Pesantren sekitar 314 dan ratusan majlis ta’lim tersebar di Loteng,” terangnya.
Sementara, Plt Kepala Dinas Pendidikan Loteng, HL Muliawan mengungkapkan, pihaknya telah melakukan gencaran vaksinasi ke semua sekolah dimana dengan progres laporan terakhir di atas 90 persen.
“Namun data realnya hanya di puskesmas, kita hanya menyiapkan peserta didik. Kami juga mengeluarkan surat himbauan kepada semua sekolah bukan hanya siswa namun juga para orang tua wali juga bisa divaksin di sekolah juga,” jelasnya.
Hal ini dilakukan dalam rangka percepatan vaksin dan menuntaskan target Loteng dalam capaian 70 persen di tingkat siswa di atas usia 12 tahun.
Adapun gerakan tambahan lainnya saat ini sedang digagas yakni dengan membentuk siswa menjadi duta vaksin. Supaya dapat mengedukasi masyarakat dan para orang tua bagaimana vaksin yang sebenarnya terkait rasa yang tidak sakit, dan sangat bagus untuk kekebalan tubuh dimasa pandemi.
Kemudian, penting juga kemudian hal ini ke depan akan membangun herd immunity. Bukan hanya mendukung program pemerintah daerah, maupun even MotoGP, namun juga terpenting untuk keberlanjutan normalisasi pendidikan , ekonomi dan kekebalan dari masyarakat.
“Seluruh sekolah sudah melaksanakan vaksinasi, hanya tinggal yang tidak memenuhi syarat saja yang belum,” bebernya. (tim)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Firman Kaji Serapan Mahasiswa dan Alumni Poltekpar

Read Next

IKSASS Lobar Diharapkan Bermanfaat untuk Sesama

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *