Tanggul Muara Diduga Sebabkan Banjir

  • Bagikan
F TANGGUL
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA PENYEBAB BANJIR: Tanggul muara sungai Malase Batulayar yang diduga menjadi salah satu penyebab banjir.

LOBAR – Kepala Desa Senteluk, Fuad Abdurrahman meminta agar bangunan tanggul yang menuju muara sungai pantai Malase Batulayar dirobohkan. Lantaran keberadaan bangunan itu membuat air sungai tak keluar dengan maksimal ke laut ketika debit air tinggi. Sehingga diduga menjadi penyebab banjir di wilayah Santeluk hingga Batulayar jalur Jayakarta. Ia makin kesal karena warganya ikut terdampak banjir, seperti di Dusun Karang Telage yang airnya tak akan surut dalam waktu sepekan.

Menurut Fuad, memang sudah ada mesin penyedot air di lokasi itu untuk memisahkan sampah dan air. Namun bangunan yang dibangun sekitar 2016 silam itu kini tak lagi berfungsi. Bahkan pipa pembuangannya patah dan tak dapat dipergunakan. “Kita minta pihak BWS atau instansi terkait yang mengerjakan ini untuk dibongkar saja. Kalau tidak, kita akan terus-terusan mengalami banjir seperti ini,” keluh Fuad, Jumat (17/12).

Menurutnya, sejak dibangunnya penyaring air dan tanggul pengurang debit air itu justru tak pernah berfungsi dengan baik. Di saat debit air sungai besar saat hujan tiba, mesin yang tersedia tidak akan maksimal menyedot air. Belum lagi jaring penahan sampah yang mengitari pipa penyedor air tidak memadai untuk menahan sampah. “Debit air terlalu banyak belum lagi bercampur dengan sampah jadi tidak maksimal,” ujarnya.

Kondisi itu disebut Fuad menjadi salah satu penyebab banjir kerap melanda Batulayar dan sekitarnya. Diperparah lagi dengan gorong-gorong jembatan di dekat hotel Jayakarta yang memiliki dua cabang. “Karena gorong-gorong terlalu kecil, datang sampah yang menutup sehingga memperlambat arah air ke laut hingga menyebabkan air meluap ke arah selatan,” jelasnya.

Ia sangat berharap agar tanggul muara itu segera dibongkar. Apalagi BMKG sudah memprediksi curah hujan tinggi akan tetap berlangsung hingga awal 2022 mendatang. Sehingga dikhawatirkan akan terjadi banjir susulan.

“Kita harap secepatnya, karena kita tidak tahu sampai kapan musim hujan ini,” pungkasnya. (win)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *