SMRC Tidak Survei di Loteng

F Staff Komunikasi SMRC

DOK PRIBADI FOR RADAR MANDALIKA Irwan Amrizal

MATARAM – Lembaga Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) meluruskan kabar beredarnya hasil survey yang mengatasnamakan SMRC. Lebih khusus di Lombok Tengah.

Staff Komunikasi SMRC, Irwan Amrizal menegaskan, pihaknya tidak pernah melakukan survei Pilkada di NTB. Apalagi di Lombok Tengah. Ini diklarifikasinya setelah mendapatkan informasi beredar template hasil survei yang menguntungkan dan merugikan satu paslon yang beredar dan viral di dunia sosial.

“SMRC tidak melakukan survei di Lombok Tengah,” tegasnya, kemarin.

Dari template yang beredar itu, meski ada logo SR-MC namun itu bukan template yang dipakai presentasi ataupun merilis hasil satu survey. Irwan pun meluruskan tulisan logonya sendiri yaitu SR-MC disebutnya salah yang benar tanpa strip yaitu SRMC.

“Itu bukan template materi presentasi SMRC,” jelasnya tegas.

Irwan menyampaikan pada pada dasarnya SMRC sangat tertarik melakukan survei di semua daerah termasuk di NTB sendiri. Dalam melakukan survei setidaknya ada dua yang menjadi dasar yaitu ada yang datang dari klien, ada juga dari CSR SMRC sendiri.

“Saya bisa pastikan (template yang beredar)  itu bukan dari SMRC,” tegasnya.

Disinggung dengan sikap SMRC terkait sikap oknum yang menyebarkan hasil survei dengan membawa logo SMRC sendiri, Irwan mengatakan jika menemukan ada bukti awal yang diyakininya tentu akan dilaporkan kepada aparat kepolisian.

“Jika tidak, cukup (kami) klarifikasi ke media,” katanya.

Seperti beredar viral template hasil survei berlogo SM-RC  di Grub WhatsApp maupun media sosial yang mengunggulkan dua Paslon yaitu, Paket Lale Prayatni-Sumum dan Pathul Bahri-Nursiah.

Pada template kedua yang muncul  itu  elektabilitas pasangan Lale – Sumun diangka 31,3 persen sementara Pathul -Nursiah 26,3 persen. Di peringkat tiga Masrun – Habib diangka 8,8 persen dan Ziadi – Aswatara diangka 2,5 persen. Di Posisi terkecil Saswadi- Dahrum 1,3 persen.(jho)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Pathul-Nursiah Masuk ke Basis Ziadi-Aswatara

Read Next

Komisi II Usulkan Penambahan Penampung Air PDAM

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *