Sebar Hoax, Pemuda Asal Kopang Diamankan

tersangka

ABI/RADAR MANDALIKA DIAMANKAN: Tersangka SB saat diamankan di Polda NTB, Sabtu (21/3).

MATARAM—Tim Ditreskrimsus Polda NTB mengamankan seorang pemuda berinisial SB alias E, 19 tahun, Jumat (20/3). Pemuda asal Desa Bebuak, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah ini ditangkap karena menyiarkan kabar hoaks terkait virus Corona (Covid-19).

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Arianto menuturkan, sebelum ditangkap tersangka pada Sabtu 7 Maret sekitar pukul 21.00 wita mendapatkan pesan singkat dari orang tak dikenal dengan nomor 085964187755. Isi dari pesan singkat itu yakni “assalamualaikum wr wb…Hati” untuk teman” semuanya virus corona sudah sampai Lombok kalok keluar jangan lupa pake masker tadi udah ada 3 korban di Lombok di desa Aik bual yang kena virus corona langsung di bawa ke rumah sakit di Terara langsung dibawa ke rumah sakit selong, di Sukadana udah ada satu korban meninggal dunia dan semoga virus corona cepat hilang amin” mohon sebarkan kepada teman” yang lain agar semua tau Wassalmualaikum wr wb…”.

Keesokan harinya, tersangka mengunggah informasi hoaks tentang adanya korban virus Corona di wilayah Lombok tersebut di akun Facebook miliknya bernama Kecill Oi. Tersangka mengaku sengaja memposting berita tersebut dengan niatan agar masyarakat lainnya mengetahui tentang adanya virus Corona di Pulau Lombok. Atas informasi hoaks ini, tersangka ditangkap di kediamannya di Dusun Dasan Luah Desa Bebuak.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan HP merk Samsung Duos J1 Ace warna putih. Akun Facebook atas nama Kecill Oi dengan URL https://www.facebook.com/kecill.oi.9  yang diexport ke dalam bentuk CD berikut print out.

“Kami imbau masyarakat, jangan membuat berita hoaks. Apalagi isu corona ini sangat sensitif,” pesan Artanto.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Undang-Undang ITE No. 19 Tahun 2016 Pasal 28 ayat 1 tentang Informasi Bohong. (abi)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Tahapan Pilkada Ditunda

Read Next

Ricuh, Polisi Bubar Paksa Pendemo di Mataram

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *