KHOTIM/RADARMANDALIKA.ID Hj Hairunnisa

LOTENG – Sekitar 20 gedung SD dalam kondisi rusak berat. Kerusakan terbanyak dialami oleh sekolah di wilayah selatan Lombok Tengah (Loteng).
Dinas Pendidikan Loteng melalui Kabid Pembinaan SD, Hj Hairunnisa mengatakan, terkait dengan kondisi kerusakan bangunan sekolah ini, ada tiga cara yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan ini.
Adapun rehab ringan dapat diselesaikan melalui dana BOS sebesar 5 persen. Seperti perbaikan jendela, atap bocor dan lainnya. Sedangkan rehab sedang dengan tingkat kerusakan 30 persen merupakan tanggung jawab Kementerian Pendidikan.
“Dan kondisi saat ini hanya dana DAK saja,” ungkapnya.
“Kemudian, kerusakan di atas 45 persen merupakan tanggung jawab PUPR,” jelasnya.
Mekanisme pengajuan saat ini sekarang menggunakan metode online dengan dasar pelaksanaan yakni data Dapodik.
Ia menjelaskan, yang berhak mengirim dan mengusulkan hanya sekolah, maka sistem ini yang akan membaca pelaporan tersebut.
Adapun beberapa sekolah yang direhab dari tahun 2019 – 2021 bersumber dari dana DAK saja. Kemudian dana beberapa sekolah yang belum diberikan bantuan bisa jadi masih adanya kekeliruan dalam penginputan dan pelaporan operator masing-masing sekolah.
“Sekitar 15 sampai dengan 20 sekolah yang rusak berat dan tidak layak huni. Kami mengarahkan UPT supaya segera menganalisa di lapangan,” tegasnya.
“Kami butuh sekitar Rp 40 miliar untuk menuntaskan rehabilitasi seluruh sekolah yang rusak,” imbuhnya.
Adapun sekolah yang mendominasi yakni wilayah Selatan Loteng. Mengingat bagian selatan karena konstruksi tanah di musim kekeringan selalu mempengaruhi kondisi tanah.
Adapun yang direhab sekitar 195 sekolah dengan sasaran DAK. Namun rehab juga dilaksanakan berbeda-beda baik untuk jamban, drainase dan rehab ruang kelas.
“Untuk anggaran tahun 2021 sebesar Rp 20 miliar untuk pengerjaan fisik dan mutu, dimana rehab berat 15 sekolah. Sedangkan rusak sedang sekitar 50 sekolah,” jelasnya. (tim)

By Radar Mandalika

Mata Dunia | Radar Mandalika Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *