Prostitusi Berkedok Kafe Karaoke Terbongkar

F Prostitusi

IST/RADAR MANDALIKA AMANKAN: Pihak Satreskrim Polres Lobar ketika mengamankan terduga mucikari NN dan satu orang partner song di salah satu kafe di kawasan Batulayar, Senin (18/1).

LOBAR—Praktek prostitusi di salah satu kafe dan karaoke di kawasan Batulayar dibongkar jajaran Satreskrim Polres Lombok Barat (Lobar), Senin (18/1) lalu. Seorang diduga mucikari berinisial NN bersama seorang partner song yang sedang melakukan hubungan seksual dengan lelaki hidung belang turut diamankan. 

Kasat Reskrim Polres Lobar, AKP Dhafid Shiddiq, menyebut jika kafe itu bahkan menyediakan sarana prostitusi. “Berdasarkan informasi yang diterima unit PPA Sat Reskrim Res Lobar bahwa kafe itu kerap menjadi tempat prostitusi. Kemudian dibackup oleh tim Puma polres Lobar, langsung ke lokasi. Didapati seorang laki-laki sedang melakukan hubungan seksual dengan seorang wanita yang merupakan partner song di kafe ini,” ungkapnya, kemarin.

Ia menjelaskan, pengunjung yang ingin memesan partner song untuk diajak berhubungan intim akan melalui NN lebih dahulu. Soal tarif yang dipatok oleh mucikari itu untuk sekali main dari kisaran Rp 3 juta ke atas. Setelah sepakat dengan harga, pengunjung bisa berhubungan dengan partner song itu pada room yang disediakan di kafe itu. Pembayarannya pun ditransfer ke rekening mucikari untuk selanjutnya diberikan bagian kepada partner song yang melayani pengunjung itu. “NN sudah ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan sepasang laki-laki dan perempuan tersebut juga sedang dimintai keterangan secara intensif,” katanya.

Diduga praktek bisnis lendir ini sudah berlangsung lama di kafe itu. Selain tiga orang itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa kondom yang sudah terpakai dan beberapa kondom yang belum terpakai. “Untuk NN selaku mucikari yang telah ditetapkan menjadi tersangka dijerat dengan pasal 296 KUHP jo Pasal 506 KUHP,” tandasnya. (win/rif)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Sekolah Di NTB akan Di Buka Hanya Untuk Kelas 12.

Read Next

Pelantikan Tiga Kepala Daerah di NTB Belum Jelas

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *