Presiden Datang, Spanduk Protes Ganti Rugi Musala Masih Terpasang

  • Bagikan
F soonggong
FENDI/ RADAR MANDALIKA BERMASALAH: Musala warga dusun Songgong yang masih bermasalah lantaran pihak ITDC belum membayar ganti rugi, kemarin.

PRAYA – Warga Songgong, Desa Sukadana, Kecamatan Pujut masih mempertahankan spanduk bertuliskan protes kepada pihak ITDC yang menelantarkan musala mereka. Kendati kunjungan presiden akan dilaksanakan pada hari ini, pihaknya memastikan spanduk tersebut akan tetap terpasang jika belum ada kepastian dari pihak terkait.

“Masih belum ada respons dari pihak terkait,” jelas pemuda setempat, Dedi Irawan saat dikonfirmasi Radar Mandalika, kemarin.

Sebelumnya dia menjelaskan, pemasangan spanduk ini sebagai wujud protes warga dengan sikap pihak ITDC yang tertutup dan enggan memberikan kepastian kepada warga terkait ganti rugi dengan jumlah sekitar Rp 111 juta tersebut.

Pihaknya juga mengaku telah melakukan upaya persuasif dengan pihak pengembang. Namun warga hanya terus dijanjikan namun belum ada kepastian sampai dengan saat ini.

Dia juga menjelaskan, sebelumnya pihak ITDC akan membangunkan kembali musala warga yang terdampak pembangunan bypass BIL- Mandalika tersebut. Namun karena tak kunjung ditepati pihaknya meminta agar warga diberikan uang ganti rugi sehingga warga bisa membangunnnya sendiri.

Dia berharap dengan kunjungan presiden nantinya masalah fasilitas umum tersebut bisa segera direalisasikan dan masyarakat bisa menerima kepastian sehingga hak masyarakat bisa terpenuhi.

“Harapan kita sebagai masyarakat setempat bahwa musala itu kita renovasi ulang biar lebih bagus dari sebelumnya dan juga uang ganti rugi diselesaikan secepatnya itu adalah hak masyarakat,” tandasnya. (ndi)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *