Polisi Ringkus Maling di Pondok Pesentren

f tangkap

PRAYA—Polsek Praya, Lombok Tengah (Loteng) berhasil menangkap pelaku pencurian inisial MG alias AC (26) warga Kecamatan Praya, kemarin.

Pelaku ditangkap, karena telah melakukan pencurian di salah satu sekolah pondok pesantren (Ponpes) yang di wilayah Praya.  Hal itu sesuai dengan laporan polisi ( LP) nomot /17/V/2020/NTB/RES.LTH/Sek Praya pada tanggal 5 Mei lalu.

Kapolsek Praya, AKP Dewa Ketut Suardana membenarkan bahwa anggotanya telah melakukan penangkapan terhadap pelaku pencurian tersebut. 

“Pelaku ditangkap di rumahnya tanpa ada perlawanan.  Sekarang pelaku sudah diamankan di Polsek untuk menjalani pemeriksaan,” katanya, kemarin.

Ia menegaskan, sebenarnya pelaku ini merupakan satu dari tiga pelaku yang melakukan aksi pencurian di Ponpes tersebut.   Sebab, dua pelaku yang merupakan rekanya telah berhasil ditangkap terlebih dahulu. Bahkan saat ini, mereka sedang menjalani masa hukumannya.

“Pelaku ini saat penangkapan sebelumnya berhasil melarikan diri,” jelasnya.

Ia mengaku, aksi pencurian ini terjadi 5 Mei lalu.  Dimana sekitar pukul 20.00 wita seorang warga dan melaporkan telah terjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang terjadi salah satu Ponpes yang berada di wilayah Kota Praya.

Pelapor menerangkan bahwa kawanan pelaku melakukan aksi pencurian dengan cara masuk ke lingkungan Ponpes melalui pagar sebelah barat,  dengan memanjat. Selanjutnya pelaku menuju rumah dinas penjaga sekolah. Kemudian memanjat tembok rumah dinas sekolah dan turun dengan cara membobol plafon.

Setelah itu, pelaku mengambil mesin air, tabung gas, TV, celengan yang berisi uang lurang lebih Rp 2 juta.  Kemudian, mereka keluar melalui jendela rumah dinas sebelah barat. 

Tidak hanya itu, pelaku kembali masuk keruang guru dengan cara memanjat tembok bangunan sekolah yang sedang direhab. Disana mengambil HP milik santri yang dititip disekolah sebanyak 7 unit dengan berbagai merk.

“Kerugian yang akibat pencurian itu mencapai sekitar Rp 14 juta,” ungkapnya.

Dengan adanya pencurian ini, pihaknya harapkan pada masyarakat untuk tetap selalu waspada dan tetap melaksanakan ronda malam.  Selain itu, jika masyarakat mempunyai barang berharga agar disimpan di tempat yang memang aman.

“Kami juga harapkan hukuman yang menjerat pelaku ini nantinya akan memberikan efek jera agar tidak mengulanginya kembali,” imbuhnya. (jay)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Ditanya Pengadaan 2 Juta Masker, Kajari Arahkan ke Anak Buahya

Read Next

Bakohumas se-NTB Sinkronkan Strategi Pencegahan Covid-19 dan Pengawasan JPS

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *