Pintu Masuk Lombok Barat Diperketat

  • Bagikan
F Pengamanan
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA POS PANTAU: Pintu masuk Pelabuhan Lembar untuk mendukung pelaksanaan WSBK terlihat sepi, kemarin.

LOBAR—Sejumlah pintu masuk Lombok Barat (Lobar) dilakukan pengamanan oleh pihak kepolisian jelang dan saat pelaksanaan World Superbike (WSBK) di Mandalika. Sesuai perintah Polda NTB sejak 11 sampai 27 November mendatang.

Kabag Ops Polres Lobar, AKP Dhafid Shiddiq menerangkan pengamanan dilakukan di beberapa titik pintu masuk itu. Mulai dari Pelabuhan Lembar dan Gili Mas, perbatasan dengan KLU di Katamaran hingga jalur Meninting. Kemudian perbatasan Mataram di gerbang Tembolak hingga jalur perbatasan Labulia Loteng.

“Ada juga penjagaan di GMS, dengan jumlah keseluruhan personel 79 orang,” jelasnya, kemarin.

Sementara untuk di pelabuhan dilakukan pemeriksaan seperti biasa terhadap kendaraan yang tiba. Termasuk pemeriksaan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat. “Kendaraan barang juga kita lakukan pemeriksaan,” ungkapnya.

Selain itu Polres Lobar juga membentuk tiga tim. Terdiri dari tim pengurai kemacetan, So Force, dan patroli prokes yang terdiri dari Binmas, anggota Polri, dengan Pol PP. “Kalau dalam patroli menemukan masyarakat yang tidak menggunakan prokes kita ingatkan, dan berikan masker,” lanjutnya.

Sedangkan untuk tim So Force terdiri dari TNI Polri, Brimob dan Dishub melakukan patroli menyasar terhadap lokasi rawan tindak pidana. Diharapkan dengan adanya kegiatan itu mencegah terjadinya kejahatan kepada masyarakat. Sehingga dengan keterlibatan tim gabungan itu diperkirakan sebanyak 150 orang yang terlibat dalam tim itu.

Sementara itu Kapolsek Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan (KP3) Lembar, Iptu Irvan Ronald menerangkan posko pantau terpadu Operasi Mandalika Rinjani beroperasi sejak 11-27 November. Tim terdiri dari KP3, Polres Lobar, Polda, TNI, Dipolair Polda NTB, BKO dari Brimob Bali dan Lanal TNI AL.

“Ketika ada bongkaran, kami melaksanakan pengecekan. Sasarannya kendaraan muatan, pemeriksaan kelengkapan surat kendaraan maupun muatan, kemudian prokes untuk pengecekan rapid tes untuk logistik, kendaraan umum dan pejalan kaki,” terangnya.

Menurutnya setiap kendaraan yang masuk ke pelabuhan Lembar dilakukan sterilisasi baik kendaraan logistik dan pribadi. Sebab pihaknya mengantisipasi segala macam gangguan yang membahayakan masyarakat. “Karena pelabuhan ini pintu masuk Provinsi NTB,” pungkasnya. (win)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *