KLU-Pengurus Cabang Olahraga (Cabor) yang akan mengikuti pekan olahraga provinsi (Porprov) meradang. Pasalnya jelang pemberangkatan atlet, Pemerintah Daerah belum memberikan kepastian terkait anggaran suporting untuk TC dan Operasional atlet yang dibutuhkan.

Ketua Cabor Atlet Pencak Silat I Made Kariyase pada Radar Mandalika Kamis (8/7) menyampaikan pihaknya telah mengkonfirmasi Pemerintah Daerah dalam hal ini Sekda Lombok Utara untuk memberikan kepastian terhadap anggaran yang dibutuhkan untuk pelaksanaan porprov, Pemda memberikan respon akan segera dicarikan solusi.

Ia menerangkan kebutuhan untuk TC dan Opersional Cabor sekitar Rp 600 juta, namun pada saat TC belum diberikan anggarannya, yang mana harusnya itu menjadi tanggung jawab dinas Dikbudpora untuk menyiapkan, sehingga saat proses berlangsung Made menyebut harus disiasati terlebih dahulu dengan cara sendiri.

“Sekarang kami masih menunggu, sampai saat ini belum ada kepastian, anggaran ini harusnya sudah diberikan kepada masing-masing cabor sebelum pelepasan atlet,” tuturnya.

Pria yang juga Wakil Ketua DPRD Lombok Utara ini telah meminta Bupati dan Sekda untuk menyikapi persoalan ini secepat mungkin agar atlet yang ikut dalam porprov tidak terganggu konsentrasinya, sehingga bisa fokus dalam mengikuti rangkaian kompetisi kedepan.

Ia menerangkan sejatinya anggaran ini telah tersedia di Dinas Dikbudpora dalam bentuk kegiatan dengan alokasi anggaran sekitar Rp 1,4 miliar, untuk menunjang kegiatan porprov namun proses eksekusi masih menjadi persoalan, atau mengalami kendala yang ia sendiri kata Made belum mengetahui secara pasti apa yang menjadi pemicu nya.

“Pak sekda katanya sudah meminta Dinas terkait untuk menyikapi ini pada rapat Hari Jumat lalu, mudah-mudahan bisa diselesaikan segera sebelum pelepasan atlet nanti tanggal 10 Juli,” tuturnya.

Terpisah, Sekda Lombok Utara Sahabudin yang dikonfirmasi meminta agar media mengkonfirmasi Dinas Dikpora prihal persoalan tersebut.

“Dnda, bisa langsung hub Pak Kadis (Dikbudpora, red) ya, Sebelumnya sudah kami rapatkan,” terang Sahabudin dalam chat balasannya.

Namun demikian secara singkat Sahabudin menerangkan bahwa anggaran Porprov telah teralokasikan dalam bentuk kegiatan di Dinas terkait, sehingga ia pun disebutnya telah meminta untuk Dinas Dikbudpora dapat segera merealisasikannya dalam rangka mendukung beberapa item kebutuhan atlet yang mengikuti Porprov.

“Kami sudah meminta agar diajukan ke BKAD selaku BUD melalui mekanisme SPM-TU,” cetusnya singkat.(dhe)

By Radar Mandalika

Mata Dunia | Radar Mandalika Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *