Pemulangan 986 TKI, Dewan Minta Pemkab Koordinasi

WhatsApp Image 2020 04 05 at 05.46.10

IST/RADARMANDALIKA.ID STETEMENT: Ketua Komisi IV DPRD Lombok Tengah, Hm Supli.

PRAYA – Kabar kedatangan 986 orang pekerja migran Indonesia (PMI), atau TKI asal Lombok Tengah membuat pemerintah harus cari cara. Apalagi di tengah merebaknya wabah virus korona atau covid-19.

Sementara, Ketua Komisi IV DPRD Lombok Tengah, HM Supli angkat bicara. Dia menuturkan bahwa pihaknya pekan lalu sudah berkoordinasi dengan Pemkab. “Kepala Dinas Tenaga Kerja kami minta agar segera berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan kabupaten lain. Sebab mereka bukan dari Kabupaten Lombok Tengah saja,” tegasnya saat dihubungi radarmandalika.id.

Supli menegaskan, pintu kedatangan mereka di Pelabuhan Lembar, dimana merupakan wilayah Lombok Barat. Untuk menangani covid-19  tidak cukup hanya dua kabupaten yang bergerak, semestinya koordinasi Provinsi penanganannya harus secara komprensip dan serius. 

“Khusus untuk Lombok Tengah paling tidak menyiapkan penjemputan, semua mobil yang kita punya harus kerahkan,  di DPRD ada dua unit yang besar silakan dipakai. Di sekretariat Pemda dan di Dinas Perhubungan juga ada, ” bebernya.

Kata Supli, Pemkab paling tidak menyiapkan tempat karantina agar dapat dikontrol secara ketat. Dan melalui proses karantina sebelum pulang ke kampung halamannya, Aerohotel juga dapat dimanfaatkan sebagai Lokasi karantina atau  di semua desa harus menyiapkan rumah karantina.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi Lombok Tengah, H Masrun yang dihubungi tidak ada jawaban apapun sampai berita ini diterbitkan. (r2)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Lurah Pertanyakan Pasar Renteng Tak Ditutup

Read Next

Langgar Maklumat Kapolri, Kapolres Lotim Didesak Mundur

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *