Nyapres, Bang Zul: Kita Tidak Kebelet Atau Ngotot

F Bang Zul scaled

JHONI SUTANGGA/RADAR MANDALIKA Zulkieflimansyah

MATARAM – Nama Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mulai nonggol di deretan figure calon presiden mendatang. Selain Bang Zul, Gubernur DKI Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan beberapa figure lainnya mulai muncul disebut-sebut menjadi bakal calon presiden.
“Yang lain-lain saja nggak punyak partai berani (mau jadi calon). Apalagi kita (saya) yang punya partai,” kata gubernur di Mataram, kemarin.

Bang Zul mengatakan ingin menjadi Capres-Cawapres bukan sesuatu yang mustahil juga. “Tapi kita bukan kebelet atau ngotot juga. Artinya kalau nama kita diperhitngkan sah-sah saja,” katanya santai.

Bang Zul mengatakan dalam politik tidak ada main tawar-menawar. Semua partai akan realisitis melihat peluang itu.”Maksud kita karena pemilu legislatif dan Pilpres itu bersamaan. Semua partai nanti berusaha menampilkan calon-calonnya itu bukan sekadar ingin memenangkan Pilpres tetapi untuk menyelamatkan suara Pileg,” katanya.

Bang Zul mengatakan, saat 2019 lalu yang panen namanya tenar hanya Gerindra dan PDIP hal itu lantaran mereka punya calon dari kader mereka masing-masing.
“Nah sekarang kita (PKS) juga (mau panen). Siapa yang kenal calon Gerindra di satu kabupaten tapi dapat kursi karena ada Prabowo sebagai Capresnya,” katanya.

Terkait sikap PKS, Bang Zul menyebutkan PKS tidak akan main-main mendorong kadernya. PKS akan serius melakukan gerakan politik supaya bisa diperhitungkan. Terlebih dirinya yang menjadi kader PKS punya sejuta pengalaman sejak dari mahasiswa sampai menjadi kepala daerah.
“PKS akan serius supaya partai ini juga diperhitungkan. Contoh Anies pernah jadi ketua senat UGM, Gubernur Jakarta sekarang. Kita (saya) juga pernah jadi ketua Senat UI, jadi gubernur juga gitu (sama),” katanya.

“Saya tiga periode di DPR dan dikenal banyak orang. Jadi maksud saya itu, jadi capres dan cawapres itu bukan hal yang terlampau mewah juga. Buat kita itu biasa saja,” terangnya.

Apakah pengabdian di NTB sebagai gubernur cukup satu periode ? Bagi Bang Zul Pemilu gubernur akan berlangsung belakangan alias pasca Pilpres sehingga hal itu dilihat masih lama.
“Jadi nanti kita lihat, karena kita belum tentu besok masih hidup,” pungkasnya.(jho

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Alhamdulillah, 37,6 Miliar Insentif Nakes Loteng Segera Cair

Read Next

Penyaluran Bantuan, Pihak Bank Abaikan Prokes

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *