MATARAM – Sebanyak 500 anak Yatim Piatu se pulau Lombok disantuni MIM Foundation di Mataram Sabtu, (30/03). Kegiatan tersebut merupakan rutinitas mingguan MIM Foundatioan yang dilakukan di sejumlah tempat.

Ketua MIM Foundation, M Romi Saefudin mengatakan kegiatan tersebut berawal dari belanja bersama anak Yatim Piatu dimana satu anak dibelanjakan Rp 350 ribu.

“Sekarang sebagai THR mereka, santunan ini dalam program begibung (makan) bersama,” terang Romi.

Dalam giat Begibung bersama anak Yatim Piatu tersebut dihadiri langsung Walikota Mataram, Mohan Roliskana dan sejumlah pejabat dan pengusaha lainnya.

“Mudah-mudahan kelak anak-anak Yatim ini menjadi pejabat dan pengusaha,” harapnya.

Kegiatan sosial di bulan Ramadan ini terus digalakkan. Misalnya MIM Faoundation pekan sebelumnya mendistribusikan 380 paket Sembako kepada pekerja kebersihan di Kota Mataram.

“Besok kita akan lalukan progran distribusi air dus ke masjid-masjid. Kami juga sedang ikhtiar bersmaa teman-teman mendistribusikan zakat,” terangnya.

Sebagai lembaga sosial, MIM Faoundation telah merancang tiga program penting yaitu bidang ekonomi, pendidikan dan sosial kemasyarakatan.

Di bidang pendidikan sendiri, MIM Foundation telah menginisiasi pendidikan gratis bagi anak yatim piatu.

“Polanya boarding school. Kami sedang mempersiapkan dari tingkat SD sampai SMK. Di tingkat SMK nanti disiapkan jurusan Teknik Mesin, Pertukangan dan sebagainya,” terangnya.
Romy mengaku rencana tersebut setidaknya bisa dimulai tahun depan. Saat ini pihaknya fokus pada penguatan kelembagaan.

“Selain penguatan kelembagaan tadi, kami juga sedang persiapan di bulan Juni ada luanching ambulance untuk rumah Singgah dan sekolah,” terangnya.

Romy juga menyampaikan pihaknya juga sedang membangun komunikasi dengan RSUP NTB untuk mendirikan rumah singgah.

“Untuk rumah singgah ini sedang kami inisiasi bersama RSUP,” ungkapnya.

Terakhir dibidang ekonomi, direncakankan melalui kegiatan-kegiatan yang ada bisa memperkuat ekonomi masyarakat. Dijelaskannya, kemiskinan masih menjadi masalah penting di NTB. Begitu juga pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

“Sehingga ikhtiar kami untuk MIM foundation ini bisa melangkah kedepannya. Kita ikhtiarkan ada pengurangan kemiskian dengan program yang ada,” pungkasnya. (jho)

50% LikesVS
50% Dislikes
Post Views : 159

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *