Maaf Akan Diterima Jika Penuhi Dua Syarat

F SYARAT scaled

MUHAMAD RIFA’I / RADAR MANDALIKA PANGGIL: Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, saat memanggil keluarga dan relawan Eva, dan memberikan dua syarat permintaan maaf diterima, kemarin.

LOTIM – Permintaan maaf ayah dan relawan Eva Yolanda mantan kontestan Liga Dangdut Indonesia (Lida), serta Kepala Desa Lando Kecamatan Terara Lombok Timur (Lotim), tidak begitu saja diterima Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coroan Virus Diseases (Covid-19). Maaf akan diterima dengan dua syarat.

Pertama, mewajibkan Eva melakukan isolasi mandiri selama 14 hari kedepan, karena status Orang Tanpa Gejala (OTG). Kedua, setelah isolasi diri tidak menerima atau melayani undangan dari mana pun.

“Kami berikan maaf setelah sanggup dua syarat dan dituangkan dalam bentuk pernyataan,” tegas HM Juani Taofik, Sekretaris Daerah (Sekda) Lotim, saat memanggil ayah dan relawan Eva, di Pendopo Bupati, kemarin.

Selain itu sebagai bentuk sikap tegas dan sesuai surat edaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) nomor 9 tahun 2020, Sekda memberikan sanksi berupa “dam” (denda) kepada Kades Lando. Yakni harus membuat dan memberikan masker sesuai jumlah penduduk Lando. Apakah pemberian masker itu dianggarkan melalui Dana Desa (DD) atau tidak, tergantung kades. “Sebagai denda, kami minta kepala desa untuk memberikan masyarakatnya masker. Karena mulai hari ini (kemarin, red), semua diharuskan penggunaan masker,” tegasnya seraya mengatakan, masalah yang telah terjadi akan menjadi bahan evaluasi kedepan.

Komandan Kodim (Dandim) 1615, Letkol Inf Agus Prihanto Donny Pamungkas, menegaskan, klarifikasi masalah yang saat ini menyita perhatian publik, pada prinsipnya tidak memperlambat permasalahan yang dihadapi pemerintah daerah maupun gugus tugas. Apa yang telah terjadi, bisa menjadi bahan evaluasi dan koreksi diri, serta tidak diperpanjang lagi. Jangan sampai, marwah pemberantasan Covid-19, jadi luntur. Jika luntur, tak dapat dibayangkannya seperti apa kedepan. Selain itu, harus lebih semangat lagi menggelorakan perlawanan Covid-19.

“Kami minta pada keluarga Eva, dua catatan itu dipedomani dan dilaksanakan. Kami berharap, Eva bisa menjado duta Covid-19, memastikan diri mampu dan bisa melaksanakan aturan ini,” tegasnya.

Pada kesempatan itu Saparudin mewakili keluarga, mengaku siap menjalani dua catatan yang diberikan gugus tugas. Bahkan, Eva saat ini telah menjalani proses isolasi mandiri. Pihaknya juga menjamin, tidak akan menerima tamu dari pihak mana pun untuk menemui Eva, selama menjalani proses isolasi mandiri.

Sementara Kades Lando, Zainal Hamdi juga siap melaksanakan sanksi gugus tugas soal pembuatan masker untuk masyarakat Lando. “Ada 1500 masker sudah kami bagi. Belum lagi tambahan dari karang taruna, sebanyak 1000 masker. Sehingga total 2500 masker telah dibagikan,” pungkasnya. (fa’i/r3)

2 Reviews

?s=96&d=mm&r=g
iyaoquwo
1

Outcome reactions: magnesium, are end-organ prefers.

http://mewkid.net/when-is-xuxlya/ - Buy Amoxicillin Buy Amoxicillin Online oth.dqnz.radarmandalika.id.efd.ch http://mewkid.net/when-is-xuxlya/

?s=96&d=mm&r=g
acivosebiy
1

Pelvic vascular, ankles, mobilization: reprogrammed issues.

http://mewkid.net/when-is-xuxlya/ - Amoxicillin 500 Mg Buy Amoxicillin Online ulm.ctdy.radarmandalika.id.anb.od http://mewkid.net/when-is-xuxlya/

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Ayah Eva Minta Maaf

Read Next

Polisi Bubarkan Pengunjung Pasar Burung, Satu Diamankan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *