Laskar Sebut Hasil Audit Desa Bonder Direkayasa?

f hering scaled

JAYADI/RADAR MANDALIKA HERING: Puluhan massa dari LSM Laskar NTB saat hearing di kantor Inspektorat, Selasa kemarin.

PRAYA-Puluhan massa yang tergabung dalam LSM Laskar NTB melakukan aksi protes ke kantor Inspektorat Lombok Tengah, Selasa kemarin. Aksi hearing ini juga melibatkan mantan Kades Bonder, Kecamatan Praya Barat L Hamzanwadi.
Dalam hearing ini, massa mempertanyakan hasil audit laporan hasil pemeriksaan (LHP) oleh Inspektorat. Khususnya pengelolaan alokasi dana desa dan dana desa (ADD-DD) Desa Bonder tahun 2019 yang saat ini tengah digarap Kejari Lombok Tengah. Dari hasil audit, LSM Laskar NTB menyebutkan jika hasil audit ada unsur rekayasa dan terlihat ada kepentingan politik. Laskar pun mengancam akan melaporkan dugaan kejanggalan hasil audit tersebut ke Inspektorat NTB.

Ketua LSM Laskar NTB, M Agus Setiawan mengatakan, pihaknya melakukan aksi hering ini untuk klarifikasi dan mempertanyakan kewenangan Inspektorat terkait audit LHP Desa Bonder. Agus menerangkan, dalam LHP itu disebutkan ada program fiktif. Padahal, semua program sudah dikerjakan oleh mantan kades.
“Kami datang untuk membuktikan benar tidak atas hasil LHP tersebut. Karena ini menyangkut nasib orang,” katanya Agus tegas.
Agus menegaskan, jika nanti pihaknya bisa membuktikan hasil audit itu tidak benar, Laskar akan melaporkan oknum pegawai inspektorat yang bertugas melaksanakan audit ke Polda NTB. “Kami menduga bukan hasil audit murni yang telah diberikan kepada Kejaksaan itu. Kami akan lakukan upaya hukum kalau ada keterangan palsu dalam LHP itu,” katanya tegas.
Agus menegaskan, bahwa Laskar NTB sepakat melawan korupsi bagi oknum yang menghabiskan uang negara. Pihaknya juga tidak pernah membela, namun dalam persoalan audit mantan kades Bonder itu banyak yang direkayasa.
“Kami tantang Inspektorat untuk sama -sama turun kembali untuk melakukan audit di lapangan,” tantangnya.
Ditambahkan, Inspektorat merupakan miniatur Pemkab Lombok Tengah. Sebab semua percaya dengan hasil audit yang dilakukan. Hanya saja dengan adanya persoalan sekarang ini, masyarakat sudah sangat tidak percaya dengan audit Inspektorat.

Mantan Kades Bonder, L Hamzanwadi menegaskan bahwa tidak ada program yang fiktif seperti yang tertuang dalam audit. Katanya, semua program telah dilaksanakan baik itu pembangunan sumur bor, pemberdayaan masyarakat seperti pelatihan salon, perbengkelan dan lainnya.
“Kami ada bukti semua kegiatan itu dilaksanakan,” katanya tegas.
Selain itu, Hamzan juga sangat menyayangkan dan sangat kecewa dengan Inspektorat. Selama ini tidak memberikan hasil LHP dari pelaksanaan audit. “Tugas Inspektorat juga melakukan pembinaan pada kades,” katanya.
Terpisah, Plt Inspektur Inspektorat Lombok Tengah, Baiq Aluh Windayu mengatakan, semua yang menjadi hasil audit terhadap LKPJ mantan Kades Bonder pihaknya pasti akan mempertanggungjawabkan sesuai aturan. Karena apa yang menjadi temuan itu telah dilakukan pengecekan di lapangan. “Kami akan pertanggungjawaban semua hasil LHP itu,” kata wanita yang juga calon sekda ini.(jay)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Dr. Najamuddin Amy Kadis Kominfotik NTB: Targetkan 100 Persen Badan Publik NTB Informatif

Read Next

Daftar Transmigrasi 500 Ribu Sampai 1 Juta, Itu Penipuan!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *