LOBAR—Semarak kemeriahan Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-81 tidak hanya dirayakan warga Indonesia saja, namun juga para wisatawan mancanegara. Pekan Kesenian Senggigi yang digelar setiap akhir pekan di Amphitheater Pasar Seni Senggigi menghadirkan lomba 17-an yang kental dengan keseruan, Sabtu (15/8). Lomba Makan Kerupuk yang identik selalu muncul, ditampilkan di Pekan Kesenian itu, bahkan pesertanya diikuti para wisatawan asing mancanegara itu. Gelak tawa dan sorak-sorai penonton pecah menyaksikan aksi menggemaskan para turis yang berjuang menghabiskan kerupuk yang digantung. Keseruan budaya lokal itu berkesan dan tidak dilupakan bagi para wisatawan. Acara seni The Soul of Lombok yang digagas Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga selalu menampilkan hal baru yang menarik untuk disimak.

Ide menarik yang ditampilkan pada Pekan Seni Senggigi itu diapresiasi oleh Pemerintah Desa Senggigi. Hal unik dan menarik perhatian itu sangat besar dampak yang dirasakannya.

“Kami antusias dan sangat mengapresiasi acara seperti ini. Tadi kita lihat banyak tamu yang tertarik dengan kegiatan ini dan banyak yang ikut di perlombaan-perlombaan yang ada di Pekan Kesenian Senggigi ini,” ujar Kepala Desa Senggigi, Mastur.

Kegiatan yang menarik diharapkan terus digelar setiap pekan. Bahkan Mastur mengaku siap mendukung Dispar dalam meramaikan kawasan Senggigi.

“Saya harapkan selaku tuan rumah sangat baik untuk mendukung atraksi-atraksi dan mendukung kegiatan-kegiatan dan mendukung destinasi kita yang ada di Lombok Barat. Saya kira selamanya, setiap Malam Minggu kita adakan kegiatan di sini. Sekali lagi saya apresiasi kegiatan ini dan saya harapkan terus berlanjut,” tegasnya.

Selain kemeriahan lomba agustusan, pengunjung juga disuguhkan dengan berbagai penampilan seni budaya istimewa dari Kecamatan Gerung, di antaranya Cilokak Sasak & Bekayat Sasak yakni alunan musik dan sastra tutur khas Sasak yang sarat akan nilai tradisi. Kemudian ada juga berbagai tarian tradisional.

Apresiasi juga disampaikan Camat Gerung, Fitriati Wahyuni. Menurutnya, kegiatan ini mampu memberikan semangat lebih bagi para seniman untuk tampil. Ia mengaku masih banyak para pegiat seni yang memintanya untuk dapat diberikan kesempatan tampil dalam event semacam ini.

“Terima kasih kepada Pemkab Lombok Barat, khususnya kepada Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Lombok Barat yang telah memberikan kesempatan kepada talent-talent atau pelaku budaya yang ada di Kecamatan Gerung khususnya. Kami berharap kegiatan ini masih bisa berlanjut, sehingga bisa memberikan ruang, memberikan wadah untuk melestarikan budaya terutama untuk generasi muda di Kecamatan Gerung,” ungkapnya.

“Harapan kami kegiatan ini bisa konsisten sehingga memberikan dampak signifikan kepada pariwisata di Kabupaten Lombok Barat,” lanjutnya menambahkan. (Win)

By Radar Mandalika

Mata Dunia | Radar Mandalika Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *