Kemenag NTB Gelar Workshop Jurnalisme Damai

F AAA workshop

ARIF/RADARMANDALIKA.ID PEMBUKAAN: Kegitan Workshop Jurnalisme Damai oleh Sub Ortala dan KUB Kanwil Kemenag NTB, Senin kemarin.

MATARAM – Kantor Wilayah Kementerian Agama NTB melalui Sub Ortala dan KUB menggelar workshop pembinaan manajemen konflik dan jurnalisme damai bagi awak media elektronik tahun 2021. Kegitan ini bertemakan “Merawat Kerukunan Dalam Kebhinekaan”.
Workshop yang ini diikuti oleh staf kehumasan di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi NTB, Kemenag se-Pulau Lombok dan para awak media yang bertugas di NTB dengan jumlah peserta 56 orang. Kegiatan ini dilakukan selama tiga hari yang diisi oleh pemateri dari Polda NTB, Kejaksaan tinggi NTB, Tokoh Agama dan Insan Pers.
Ketua panitia acara workshop, H. Salim mengatakan kegiatan workshop yang melibatkan awak media ini termasuk kegiata yang baru, sebelumnya kegiatan serupa pernah dilakukan yang mibatkan melibatkan organisasi masyarakat dan tokoh agama.
Salim juga mengatakan, bahwa pelibatan media dalam kegiatan workshop ini tidak terlepas dari peranan media yang memberikan dampak yang luas pada kehidupan masyarakat.
“Media mempunyai fungsi penting dalam menyampaikan informasi. Bagaimana cara kita memperkuat persatuan dan keberagaman melalui moderasi beragama,” kata ketua panitia.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama NTB, H. Muhammad Ziadi Abdad mengatakan pelibatan awak media sangat strategis terutama dalam menjaga kerukunan dan kedamaian antar umat beragama di NTB.
Kakanwil berharap, melalui kegiatan ini akan menjadi corak utama dalam merubah mindset masyarakat untuk lebih memahami lagi pentingnya moderasi beragama dalam kehidupan beragam yang majemuk.
Ziadi Abdad mengatakan juga moderasi beragama menjadi instrumen penting dalam merawat keberagaman. Posisi media sebagai salah satu pilar bangsa sangat penting dalam menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan sosial masyarakat.
“Posisi media yang sangat strategis tidak bisa dinafikan peranan media dalam moderasi beragama sangat dibutuhkan. Informasi yang menyejukkan tentang keberagaman maka akan memberikan dampak pada penguatan persatuan dan kesatuan kehidupan beragama begitu juga sebaliknya,” katanya.(rif)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Pemprov: Pemkab Loteng dan Lobar Sulit Ketemu

Read Next

Dewan Minta Pabrik Material di Jontlak Ditutup

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *