Kakanwil Kemenag NTB Diduga Lindungi Oknum Pejabat Korupsi

  • Bagikan
WhatsApp Image 2020 11 07 at 12.10.11 AM

Mataram – Dugaan adanya korupsi anggaran di lingkup Kementrian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat, LSM APPM-NTB menilai adanya konspirasi masif dan terstruktur terjadi. Konspirasi itu kemudian diduga dilakukan oleh oknum pejabat di dalam instansi dan diduga kuat dilindungi Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Koordinator Lapangan, Salfian saat berorasi menyampaikan bahwa Kakanwil Kemenag NTB terkesan melindungi para terduga korupsi di dalam.

“Kepala kementerian agama patut kita duga telah melindungi H.M.A, yang terindikasi melakukan jual beli kuota haji tahun 2019, jual beli petugas haji tahun 2018 dan 2019. Dan juga H.E.M, yang terindikasi terlibat dalam Kasus Maladministrasi buku kurikulum 13 serta dana bos tahun 2018, Ketika menjabat sebagai Kepala Bidang, serta keduanya pernah dipanggil dan diperiksa KPK RI, Polda NTB dan Ombusmand RI Perwakilan NTB,” ungkap Korlap, kemarin.

Koordinator Umum, Irfan menegaskan, bahwa APPM-NTB membangun mosi tidak percaya terhadap Kakanwil Kemenag NTB, karena masih membiarkan oknum masih berleha-leha di lingkup Kementrian Agama NTB.

“kami membangun mosi tidak peracaya kepada Kakanwil Kemenag NTB karena sudah membiarkan ruang bagi beberapa oknum yang terindikas, sehingga dengan ini kami meminta Menag RI dan Irjen Kemenag RI untuk tidak memberikan ruang atau tempat kepada oknum H.M.A dan H.E.M. serta memecat Kakanwil Kemenag NTB yang baru menjabat beberapa bulan ini,” desaknya.

Massa aksi ditemui langsung oleh Kakanwil Kemenag NTB, Dr. H. Zaidi Abdad, MA., ia menyatakan bahwa Kemenag NTB, sangat terbuka dengan sikap yang disampaikan oleh massa aksi.

“Kami di Kemenag sangat terbuka dengan apa yang menjadi tututan teman-teman masa aksi, tetapi harus sesuai dengan data dan fakta hukum yang ada,” ungkap Zaidi.

“Yang harus teman-teman ketahui bersama, bahwa pertama kali yang didengungkan saat saya memimpin Kemenag NTB ini, yakni membangun zona integritas, itu sebabnya terpampang besar di depan kantor ini Gema Zikir, Gerakan Kementrian Agama Menuju Zona Integritas dan Kepentingan Individu Relijius,” tegasnya menjelaskan. (rif)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *