Hanyut, Jasad Bocah Asal Pengenjek Ditemukan di Kuripan

  • Bagikan
F Jasad
M MANSYUR FOR RADAR MANDALIKA DITEMUKAN: Jasad Ahmad Idris Azhari, warga Desa Pengenjek, Kecamatan Jonggat, Loteng ditemukan di Desa Kuripan Timur, Rabu (8/12) pagi.

PRAYA – Jasad bocah Ahmad Idris Azhari, 3 tahun warga Desa Pengenjek, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah akhirnya ditemukan tim gabungan. Sebelumnya, bocah tiga tahun itu dilaporkan hanyut di aliran sungai yang tidak jauh dari tempat tinggalnya di Dusun Berembeng Barat Daya, Desa Pengenjek, Minggu (5/12) sore. 

Informasi yang diterima Radar Mandalika, pencarian terhadap bocah itu dilakukan selama tiga hari sejak Minggu (5/12). Hingga akhirnya, jasad korban ditemukan di saluran persawahan Dusun Belunsuk, Desa Kuripan Timur, Kecamatan Kuripan Utara, Lombok Barat, Rabu (8/12) pagi. Sekitar 15 kilometer dari tempat kejadian perkara (TKP).

“Ditemukan pada pukul 07.30 Wita, oleh ibu-ibu yang melintas untuk tanam padi/lowong,” terang Babinsa Desa Pengenjek, Sertu M Mansyur pada Radar Mandalika, kemarin.

Dia menyebutkan, ada tiga orang ibu-ibu yang menjadi saksi penemuan jasad korban. Masing-maisng Sahlim (55), Animah (45), dan Sahnun (50). Mereka warga dari Dusun Belunsuk, Desa Kuripan Timur, Lombok Barat.

Korban ditemukan dalam posisi terkapar dan tidak berbusana. Tim gabungan langsung mengevaluasi jasad korban. Terlibat dari unsur Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Loteng, Koramil Jonggat, Polsek Jonggat, Pol PP kecamatan, pemerintah desa, BKD dan masyarakat setempat.

“Pemakaman pada pukul 11.00 Wita di pemakaman umun Dusun Berembeng,” beber Mansyur.

Sementara, Kepala Desa (Kades) Pengenjek, Haerudin mengimbau para orang tua agar selalu mengawasi aktivitas anak-anak. Terlebih lagi pada musim penghujan saat ini. “Semua orang tua agar selalu waspada menjaga anak-anak disaat hujan atau dalam kondisi apapun,” katanya.

Sebelumnya, kronologis kejadian yang menimpa korban bermula pada saat hujan lebat korban bermain hujan dekat kali tidak jauh dari rumahnya. Tanpa ada yang mengawasi. Orang tua korban berusaha mencari korban tapi tidak ditemukan.

Mendengar kabar tersebut. Sehingga Babinsa, Babinkamtibmas, anggota Polsek Jonggat, petugas Tim SAR, pemerintah desa dan masyarakat melakukan pencarian dengan menelusuri aliran sungai sejak Minggu lalu. Setelah melakukan pencarian selama tiga hari, tim gabungan akhirnya menemukan jasad korban, Rabu pagi.(tim/zak)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *