Gubernur Minta Pelaksanaan JPS Gemilang Harus Lebih Baik

F Rapat

HUMAS PROVINSI FOR RADARMANDALIKA.ID RAPAT: Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah saat memipin rapat bersama seluruh kepala OPD lingkup Pemprov NTB di Mataram, Selasa kemarin.

MATARAM – Salah satu fokus Pemprov NTB saat ini yaitu, penyiapan program Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang tahap II yang dihajatkan untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19 bagi warga NTB. Program ini, tidak hanya memberikan manfaat bagi warga yang tidak mampu dan terdampak, namun JPS Gemilang terbukti mampu menggairahkan kembali ekonomi di sektor Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Selasa kemarin, Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah menggelar rapat pemantapan untuk JPS Gemilang Tahap II di Ruang Rapat Utama Setda Provinsi NTB. Rapat kali ini dengan menghadirkan seluruh Kepala OPD dan stakeholder/mitra terkait seperti PT.GNE dan Bulog.

Gubernur menyampaikan bahwa pelaksanaan JPS Gemilang tahap II harus lebih baik dari tahap pertama. Khususnya masalah data dan produk yang diberikan kepada masyarakat.

“Pemantapan JPS kali ini kita fokus agenda utama yaitu Pemantapan Data penerima dan Produk JPS Gemilang. Data harus relatif lebih baik, pastikan data kita valid dan penerima tepat sasaran” tegas gubernur.

“Untuk produknya, pastikan semua adalah produk local,” tambah bang Zul.

Gubernur menegaskan, bahwa JPS Gemilang adalah sebuah pesan, bukan hanya program semata. Pesan yang dimaksud adalah pemberdayaan IKM dan UMKM di Provinsi NTB. Jangan sampai IKM di dalam daerah tidak merasakan manfaatnya.

“Jangan sampai karena kita memberikan bantuan dan mengejar volume besar, kita menggunakan pabrikan dan IKM kita tidak diberdayakan. IKM kita mampu. Kita memberdayakan IKM betul-betul serius, kita maksimalkan IKM, Insyaallah ekonomi kita di NTB bisa lebih berdaya,” yakinnya.

Bang Zul juga menyampaikan bahwa para kepala daerah di NTB juga sangat bersemangat dalam program mendukung JPS Gemilang ini. Hal ini dikarenakan seluruh IKM dan UMKM yang terlibat berasal dari seluruh kabupaten/kota Di NTB. “Para Bupati dan Walikota setelah tahu pesan program ini, semuanya sangat setuju dan bersemangat,” sebut bang Zul.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur bersama seluruh peserta rapat turut merumuskan pola terbaik untuk JPS Gemilang, termasuk pola pengumpulan hasil produksi IKM. Dimana pada tahap ke II ini, JPS Gemilang akan lebih efektif. Terdapat sebanyak 362 IKM/UMKM yang terlibat. Dan setiap kabupaten/kota memiliki IKM yang berbeda-beda sehingga akan saling menutupi dengan nilai yang sama.

“Mudahan bukan saja produk yang delivered kepada masyarakat. Namun mindset ini juga tersampaikan. Peta industrialisasi kita di NTB mulai terlihat, dari sini bisa kita buatkan roadmap industrialisasi di seluruh kabupaten kota.” tambahnya.

Bang Zul optimis bahwa JPS Gemilang akan mampu membuka dan menciptakan ekosistem baru dalam perekonomian di NTB.  “Semoga program ini bisa betul-betul sesuai, sehingga ada sense of belonging-nya. Setelah pandemi ini berlalu, maka ekosistem ekonomi baru akan terbentuk dan menjadi cikal bakal di kabupaten kota. Menjadi vendor-vendor di BUMDes. Para IKM ini akan punya kekuatan dan betul-betul berdaya” tutupnya.

Sementara, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi NTB, Ridwan Syah menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi akan menaikkan jumlah kuota penerima JPS Gemilang.

“Akan ada penambahan data penerima di tahap II ini dari 105.000 penerima menjadi 125.000 penerima,” jelas Ridwan Syah.

Jumlah kuota akan dilakukan veluasi dan dikirim ke desa di setiap kabupaten/kota.

“Disanalah boleh menambahkan, boleh mengurangi sesuai kriteria yang ada. Kemudian data penerima harus di tandatangani dan di SK kan sehingga jelas dan terbuka,” tambahnya

Terkait produk JPS Gemilang, Ridwan Syah menyampaikan bahwa distribusi JPS kali ini akan lebih ketat dari sebelumnya. Produk yang digunakan juga seluruhnya merupakan produk lokal.

“Kita tidak akan mengirim barang-barang yang tidak awet. Telur di ganti abon dan ikan kering. Setelah barangnya lengkap, baru kita akan bagikan ke masyarakat” jelasnya.

Dengan Program JPS Gemilang, masyarakat tidak saja terbantu, namun lebih dari itu. Pemerintah Provinsi NTB sedang mengirim pesan bahwa setelah pandemi ini berlalu, maka IKM sudah berdaya, dan di provinsi NTB sudah punya ekosistem baru dalam menyerap dan menyalurkan produk-produk IKM ke masyarakat.(jho)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Baznas Lotim Tetapkan Lima Klaster Penerima Bantuan

Read Next

Barang Bukti Narkoba Senilai 1 Miliar Dimusnahkan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *