Gili Asahan Siap Terima Penonton MotoGP

  • Bagikan
F GILII
IST/RADAR MANDALIKA SIAP TERIMA TAMU MOTOGP: Hotel atau resort di kawasan Gili Asahan Sekotong siap menerima tamu penonton MotoGP yang butuh penginapan.

LOBAR–Akomodasi hotel di wilayah Sekotong siap menerima limpahan penonton MotoGP yang membutuhkan penginaoan. Terdapat r 16 kamar penginapan di Gili Asahan Eco Lodge, Desa Batu Putih, Sekotong yang siap menampung penonton MotoGP. Keindahan pulau kecil berpasir putih ini menawarkan suasana alam. Tak hanya darat, wisata bahari hingga sensasi berkuda di tepi pantai bisa dinikmati para tamu.
Hanya perlu menempuh jarak kurang lebih satu jam dari Pelabuhan Lembar. Akses jalan mulus berhotmix sepanjang 9 kilometer membuat nyaman wisatawan hingga tiba ke penyeberangan menuju Gili Asahan.
Manager Gili Asahan Eco Lodge, Jana memaparkan, harga kamar di salah satu kawasan wisata di Lobar itu memasang tarif mulai dari Rp 500 ribu, hingga Rp 2,5 juta per malamnya. “Harga ini tidak semahal informasi-informasi yang banyak beredar,” ujarnya belum lama ini.
Ia memastikan wisatawan akan puas. Karena wisatawan yang menginap bisa menikmati paket wisata diving, snorkling, hingga berkuda di area pinggir pantai secara gratis. Di sana pun, tamu dapat menikmati spa dan yoga dengan semilir angin pulau yang bersih dari polusi.
Ditanya kondisi saat ini, diakuinya pengunjung masih fluktuatif. Banyak kamar penginapan yang belum terbooking untuk periode Februari hingga Maret mendatang. “Khusus bookingan bulan Februari-Maret, saat periode MotoGP, baru ada satu bookingan kamar untuk tanggal 18-20 Maret. Itu tamu dari luar negeri,” bebernya.
Para pelaku wisata di lokasi itu berharap, kawasan Gili Asahan bisa dipilih menjadi salah satu alternatif solusi untuk mengatasi lonjakan penonton MotoGP. “Kalau hotel tutup, maka para pekerja juga akan ikut susah. Kami berharap agar tempat kami bisa menjadi salah satu alternatif. Lebih-lebih informasi yang beredar, NTB kekurangan kamar untuk para tamu MotoGP ini,” ujarnya.
Mereka juga berharap perhelatan balapan kelas dunia ini dapat membawa dampak dan angin segar bagi para pekerja pariwisata di Gili Asahan. (win)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *