LOBAR—Lahan perbukitan Loco, Desa Senggigi, Kecamatan Batulayar, terbakar Sabtu (29/8) malam. Kejadian yang terjadi sekitar pukul 19.20 WITA itu langsung menghebohkan warga sekitar perbukitan tersebut. Gerak cepat dilakukan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Lombok Barat (Lobar) bersama warga untuk memadamkan api agar tidak menjalar hingga ke pemukiman warga.
“Lahan yang terbakar di atas Perumahan Grand Valley dan alhamdulillah sudah bisa dipadamkan oleh teman-teman damkar yang dibantu oleh warga sekitar,” terang Camat Batulayar, H. Muhammad Subayin, yang dikonfirmasi Sabtu malam.
Pihaknya belum mengetahui pasti sumber api pertama kali berasal dari mana. Hanya saja, pihaknya menerima informasi kebakaran sekitar pukul 19.30 WITA dan langsung menghubungi pihak damkar.
“Saya hubungi langsung kades dan kadus untuk membantu tim damkar melakukan pemadaman,” jelasnya.
Usaha kerja sama damkar dan warga membuahkan hasil, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.20 WITA. Kejadian itu sempat menghebohkan warga sekitar, termasuk perumahan Grand Valley. Hanya saja, kejadian itu tidak meluas dan warga tidak sampai diungsikan.
“Tidak ada yang diungsikan karena tim damkar dan warga sekitar gerak cepat melakukan pemadaman,” ucapnya.
Pihaknya belum bisa memastikan penyebab kebakaran itu. Namun, dampak lahan yang kering karena musim kemarau diduga membuat lahan mudah terbakar.
Terlebih jika melihat kejadian beberapa hari terakhir, cukup banyak kejadian kebakaran lahan. Pemerintah kecamatan sudah mengambil langkah antisipasi dengan mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan dan membuang puntung rokok sembarangan.
“Harus memastikan pembakaran sampah mati baru boleh ditinggal dan puntung rokok mati. Kita imbau juga melalui medsos dan pertemuan dengan masyarakat di masjid-masjid pada momentum undangan perayaan maulid,” pungkasnya.
Sementara itu, Dinas Damkar Lobar dalam laporannya menerangkan sebanyak 2 unit mobil Damkar dan unit mobil tangki suplai dikerahkan untuk mengatasi kebakaran lahan perbukitan itu. Armada damkar tiba di lokasi sekitar pukul 19.33 WITA. Sebanyak 3 tangki air dihabiskan dengan memakai sistem penyemprotan menggunakan nozzle 1,5 inci. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.58 WITA. (Win)
