Firman: Saya Siap jadi PATIH Pathul-Nursiah

F Lalu firman Wijaya

IST/RADAR MANDALIKA Lalu Firman Wijaya

PRAYA-Kepala Dinas PUPR Lombok Tengah yang juga calon sekretaris daerah (Sekda), Lalu Firman Wijaya menyatakan kesiapanya menjadi pembantu Bupati dan Wakil Bupati Pathul-Nursiah. Bahkan jika ada nasib jadi orang nomor satu di jajaran birokrasi, Firman akan berperan dan berkarakter seperti PATIH.
“PATIH artinya, Penggerak, Akuntabel, Transparan, Inovatif dan Harmonisasi,” ungkapnya kepada media, Rabu kemarin usia tes seleksi calon sekda.
Firman menerangkan, penggerak memiliki makna sebagai peran sekda yang menjadi inisiator untuk menggerakkan seluruh sumber daya birokrasi di Lombok Tengah dalam mencapai visi-misi dan program yang telah direncanakan oleh Bupati dan Wakil Bupati.
Sementara, Akuntabel merupakan nilai yang ditanamkan dalam setiap kerja-kerja birokrasi dalam pelayanan publik yang menjaga tanggung jawab agar masyarakat Kabupaten Lombok Tengah memiliki kepuasan atas kinerja birokrasi. Selanjutnya, Transparan yakni proses pelayanan yang dilakukan oleh birokrasi di Lombok Tengah dilakukan secara terbuka atas setiap proses hingga akses informasi yang didapatkan oleh masyarakat Kabupaten Lombok Tengah.
“Inovatif merupakan usaha meningkatkan pelayanan publik untuk mewujudkan pelayanan yang efektif, efisien dan terjangkau oleh seluruh masyarakat di Kabupaten Lombok Tengah,” katanya.
Terakhir kata Firman, Harmonisasi yakni proses menciptakan stabilitas pelayanan dalam pemerintahan berkaitan dengan hubungan antara kepala daerah, birokrasi, masyarakat dan pihak swasta dalam proses pembangunan yang partisipatif di Kabupaten Lombok Tengah. Dengan demikian, peran strategis sekda sebagai PATIH merupakan konsep untuk memaksimalkan sumber daya birokrasi dalam mencapai visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah.
Ditegaskannya, konsep PATIH ditujukan untuk melakukan penataan birokrasi menuju pelayanan publik yang Trasne, Trasne merupakan pelayanan birokrasi yang menanamkan nilai budi pekerti dengan kecintaan dan rasa ikhlas atas kerja-kerja birokrasi sebagai pengabdian dari setiap ASN untuk melakukan pemenuhan kebutuhan masyarakat Kabupaten Lombok Tengah.(red)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Kadiskominfotik: Waspada Akun Palsu Wagub

Read Next

Pemdes Lantan-EF Kompak Tuntaskan Persoalan Sosial

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *