JAKARTA – Dalam upaya peningkatan mutu dan kinerja keimigrasian, Direktorat Jenderal Imigrasi menggelar Rapat Pimpinan yang menghadirkan berbagai narasumber ternama. Bagaimana tidak, dalam giat hari kedua yang digelar di Hotel Ritz Carlton Jakarta (29/1) hadir sebagai narasumber meliputi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas, Kejaksaan Agung RI, ICA Singapore, Imigresen Malaysia, Kedutaan Besar Australia dan narasumber penting lainnya.

Dalam giat ini juga, MenPAN-RB menyampaikan arahan Presiden RI terkait Reformasi Birokrasi. Bahwa pemerintah dituntut untuk merubah paradigma yang semula pemerintah mengatur masyarakat, menjadi pemerintah bekerja bersama masyarakat. Selain itu dalam menuju birokrasi digital, pemerintah diminta untuk melakukan penyesuaian proses pelayanan sehingga lebih mudah, cepat dan transparan. Dimana hal ini sesuai dengan amanat Menkumham Yasonna H. Laoly pada jajarannya, yang saat ini sedang gencar dalam percepatan proses Reformasi Birokrasi.

Sedangkan Menkeu Sri Mulyani menyampaikan terkait optimalisasi PNBP Keimigrasian. “Imigrasi Indonesia memiliki peran penting dalam memfasilitasi Pembangunan ekonomi melalui PNBP Keimigrasian yang jumlahnya semakin meningkat. Tahun 2018-2023, proporsi PNBP pelayanan keimigrasian sebesar 59,94%. Pada tahun 2024, proporsi PNBP pelayanan keimigrasian mencapai 75,06% dari total PNBP Kemenkumham,” ujar Sri Mulyani.

Kakanwil Kemenkumham NTB Parlindungan yang hadir didampingi oleh Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil kemenkumham NTB Wishnu Daru Fajar, juga menyambut baik capaian prestisius berkat sinergi antara Kemenkumham RI, Kemenkeu, KemenPAN-RB serta instansi lainnya.

“Diperlukan sinergitas yang konsisten dan sustainable dalam rangka memperkuat pelayanan keimigrasian, seiring dengan pengawasan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ungkap Parlindungan. (*)

100% LikesVS
0% Dislikes
Post Views : 75

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *