Cerita Amrillah, Pedagang Bendera Merah Putih Musiman di Kota Mataram

F Bok 1 scaled

ZULFIKAR AGUS PUTRAWAN /RADARMANDALIKA.I D SEMANGAT: Amrilah pedagang bendera merah putih musiman saat melihatkan barang dagangannya, Selasa (04/8).

Keuntungan Belum Terlihat, Ambil Barang dari Pengepul Tanpa Modal

Pedagang musiman jelang HUT RI 17 Agustus mulai numpuk di Kota Mataram. Termasuk bagi pedagang bendera merah putih dan lainnya.

ZULFIKAR AGUS PUTRAWAN-MATARAM

SELASA siang itu terik matahari tak begitu panas. Arus kendaraan di Jalan Sriwijaya Kota Mataram Nampak ramai. Wartawan radarmandalika.id menyempatkan diri menyapa seorang pedagang bendera musiman. Amrillah namanya.

Amril sempat menceritakan kondisinya berjualan di musim pandemic covid-19.

 Pria yang merupakan warga Karang Kemong ini menuturkan, dia mengaku merasakan dampak juga berjualan di masa pandemic sekarang. Bahkan menurut dia, berdampak signifikan. Sementara itu, dia menceritakan jika dirinya menjual bendera tiga jenis

“Ada umbul-umbul, bandir dan migron garuda. Harganya bervariasi dari Rp 20 ribu hingga 400 ribu,” ceritanya pada wartawan media ini di lokasi, Selasa kemarin.

Pria 23 tahun ini menjelaskan, barang jualan ini dia ambil dari pengempul dengan perjanjian dibayar setelah bendera terjual. Sementara, keuntungan perhari yang diperoleh Amril mulai dari Rp 30 ribu hingga 50 ribu.

“Kalau dibanding tahun lalu, keuntungan yang diperoleh masih sama,” ungkapnya poloso.

Amril menambahkan, biasanya puncak ramai pembeli 6 hari sebelum 17 Agustus. “Untuk sekarang keuntungan kita belum terlihat,” beber Amril.(*)

3 Reviews

?s=96&d=mm&r=g
👍👍
5

👍👍

👍👍👍

?s=96&d=mm&r=g
5

Good

Up to date.

?s=96&d=mm&r=g
👍👍
5

👍👍

👍👍👍

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Motor Mogok di Jalan, Tinggal Hubungi Honda Care

Read Next

Tiga Wanita Pengedar Sabu Asal NTB Ditangkap

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *