Pemred Radar Mandalika, L. Bambang K.

SATU dekade Radar Mandalika setia menyajikan informasi bagi khalayak. Mengawali masa orbitnya sejak 2 Januari 2013, banyak hal yang sudah dialami. Suka duka susah senang dilalui dengan penuh perjuangan.

Awal mula, beberapa wartawan senior membentuk koran. Dengan tampilan berbeda, Radar Mandalika hadir melengkapi kebutuhan berita masyarakat. Dengan keinginan besar untuk menghadirkan media massa alternatif yang mampu menjadi jembatan bagi publik untuk memenuhi kebutuhan informasi yang faktual. Sehingga tak mengherankan jika Radar Mandalika sejak awal selalu menyajikan informasi apa adanya, dengan bahasa yang mudah dipahami dan berani menyampaikan kritik yang tajam. Namun, tetap memegang teguh kaidah-kaidah jurnalisme yang independen, faktual dan berimbang. Dan bisa dilihat hingga saat ini, Radar Mandalika mampu mempertahankan ciri khasnya sebagai media yang menyampaikan informasi secara terang atau tidak ‘abu-abu’ terkait apa saja yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat banyak.

Selama masa edarnya, Radar Mandalika menyajikan informasi yang apa adanya, menyampaikan kritik tajam namun tetap dengan kaidah-kaidah jurnalisme yang independen, berimbang dan faktual tanpa ditunggangi kepentingan apapun kecuali kepentingan rakyat. Hingga kini, Radar Mandalika mampu mempertahankan ciri khasnya sebagai koran yang menyampaikan informasi yang terang dan jelas.

Bermarkas di Lombok Tengah, Radar Mandalika hadir dengan segudang harapan baru. Menjadi pilar demokrasi yang mampu mengawal perkembangan daerah. Radar Mandalika selalu mencoba untuk menjadi corong publik atas kebijakan-kebijakan pemerintah. Tumbuh berkembang dengan kemampuan menyampaikan informasi hingga ke pelosok-pelosok. Bahkan Radar Mandalika menjadi satu satunya media massa yang beredar hingga ke dusun-dusun. Sehingga informasi tersampaikan ke semua elemen masyarakat secara menyeluruh.

Radar Mandalika juga bukan media massa yang lahir dengan modal besar, sebaliknya Radar Mandalika lahir dengan berbagai keterbatasan. Namun, keterbatasan itu tak menyurutkan semangat para crew Radar Mandalika untuk bisa bersaing dengan perusahaan-perusahaan pers bermodal besar bahkan dimiliki konglomerat. Atas izin Allah SWT dan atas dukungan para pembaca dan mitra kerja, Radar Mandalika hingga usia 10 tahun masih hadir di tengah-tengah masyarakat.

Radar Mandalika yang telah terverifikasi secara administrasi dan faktual oleh Dewan Pers, juga selalu berupaya menjaga penyampaian informasi yang benar-benar akurat dan berimbang. Sekedar informasi, untuk sebuah berita yang bersifat investigatif, crew Radar Mandalika tak jarang menghabiskan waktu berhari-hari dan berminggu-minggu serta dengan verifikasi dan konfirmasi yang berulang-ulang hanya untuk satu berita. Hingga saat ini, crew Radar Mandalika mulai pemimpin redaksi, redaktur pelaksana, dan redaktur/editor secara keseluruhan telah memiliki sertifikasi kompetensi dari Dewan Pers.

Radar Mandalika juga terus berupaya mengikuti perkembangan teknologi dan perilaku pembaca. Di era digital informasi bertebaran dengan cepat dan melalui berbagai platform, sehingga masyarakat dengan mudah mendapat informasi secara cepat. Penyajian informasi yang cepat melalui berbagai media sosial itu menjadi tantangan tersendiri. Sebab, sebagai perusahaan pers, tentu produknya harus memenuhi kaidah-kaidah jurnalistik. Sehingga informasi yang disampaikan tidak hanya boleh cepat, tapi harus faktual dan berimbang.

Menjawab tantangan zaman itu, Radar Mandalika mengembangkan sayap ke arah digital dan melahirkan media online radarmandalika.id dan YouTube Radar Mandalika Official. Kedua media ini diharapkan akan terus berkembang dan menjawab tantangan zaman yang serba cepat dengan tetap memegang teguh kode etik jurnalistik, kaidah- kaidah produk pers yang baik.

PT. Mandalika Media Pratama (MMP) yang menaungi Radar Mandalika, tidak hanya mengedepankan aktivitas keredaksian dan bisnis media semata. Tapi juga selalu melakukan kegiatan-kegiatan lain seperti kegiatan sosial dan kegiatan yang bersifat edukasi. Ada sejumlah program yang hingga saat ini masih dijalankan atau menjadi program tahunan Radar Mandalika. Seperti Santunan Anak Yatim, Belanja Bareng Anak Yatim. Program ini terlaksana atas kerja sama Radar Mandalika dengan Badan Amil Zakat (Baznas) Lombok Tengah. Setiap tahun tepatnya pada momen bulan Ramadan, ratusan anak yatim diajak belanja kebutuhan.

Selain itu, Radar Mandalika juga fokus memberikan edukasi dan pemahaman jurnalistik kepada siswa sekolah. Melalui program Radar Mandalika Goes to School, siswa jenjang menengah atas diberikan pemahaman kaitan dengan dunia dan cara kerja jurnalistik. Sehingga akan memudahkan siswa khususnya pengurus Majalah Dinding (Mading) dan semacamnya untuk bisa menggali informasi dan menyebarkannya di lingkungan sekolah.

Tidak hanya itu, Radar Mandalika juga menjadi satu-satunya media massa yang memberikan porsi khusus pemberitaan desa. Fokus di Lombok Tengah, tiga halaman disiapkan Radar Mandalika khusus untuk pemberitaan seputar desa. Masing-masing halaman mewakili masing-masing zona wilayah, yakni Zona Selatan, Tengah dan Utara. Dengan pola pemberitaan seperti ini, informasi pembangunan di desa tersampaikan secara menyeluruh.

Tentu, program yang sudah ada saat ini akan terus dipertahankan. Pun demikian dengan program baru, Radar Mandalika sudah menyiapkan program baru di 2023 ini. Seperti yang diketahui, 2023 merupakan tahun politik. Radar Mandalika sudah siap untuk memberikan informasi yang dibutuhkan pembaca.

Pariwisata yang semakin menggeliat menjadi konsern Radar Mandalika ke depannya. Dengan menawarkan wajah baru, Radar Mandalika sudah menyiapkan konten khusus pariwisata. Seperti yang diketahui bersama, badai Covid-19 sudah usai, ekonomi mulai menggeliat. Radar Mandalika pun sudah menyiapkan pemberitaan tentang perkembangan ekonomi saat ini. Tidak hanya soal keredaksian saja, Radar Mandalika juga akan mencoba menggelar berbagai event nantinya, seperti kejuaraan futsal antar pelajar yang nantinya akan menjadi salah satu branding Radar Mandalika.

Berbicara soal perjalanan bisnis, 2019 bisa dikatakan menjadi tahun yang sulit. Badai Covid-19 menghantam seluruh sendi-sendi kehidupan. Tidak terkecuali Radar Mandalika yang ikut merasakan dampak langsung dari badai tersebut. Namun hal ini tidak menjadi halangan. Justru kesulitan itu menjadi tantangan. Selalu ada optimisme dalam setiap keterbatasan dan kesulitan. Sudah menjadi kewajiban Radar Mandalika untuk memberikan informasi terkini bagi publik meski dalam keadaan yang sangat-sangat sulit sekalipun. Tiga tahun berlalu pasca badai Covid-19 menerjang, harapan baru mulai terlihat. Dengan segala keinginan, harapan, dambaan dan cita-cita menjadi lebih di tahun 2023, Radar Mandalika mencoba bangkit menjadi lebih baik.

Dalam 10 tahun hadir di tangan pembaca, Radar Mandalika sangat menyadari masih banyak kekurangan dan kelemahan. Tentu hal itu menjadi bagian dari komitmen untuk terus berbenah, dan secara terbuka Radar Mandalika selalu siap menerima kritik dan saran. Sebab tanpa kritik dan saran tentu akan sulit berbenah dan mengoreksi diri secara obyektif.

Dengan segala kerendahan hati, keluarga besar Radar Mandalika mengucapkan permohonan maaf sekaligus terima kasih kepada seluruh pembaca, mitra kerja, dan semua pihak yang selama ini telah memberikan support dan dukungan hingga Radar Mandalika tetap setia menemani pembaca hingga saat ini. Sekali lagi, matur tampi asih, kalian luar biasa.(*)

50% LikesVS
50% Dislikes
Post Views : 520

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *