Catat! Kader Gerindra Jangan Ada Belok Kiri Belok Kanan

F SERAH Rekom scaled

PRAYA – Ketua DPD Partai Gerindra NTB, H Ridwan Hidayat menyerahkan surat rekomendasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) kepada bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah periode 2020-2024, Pathul-Nursiah di

Markas Juang DPC Partai Gerindra di Praya, Rabu sore kemarin.

Sementara, Sekretaris DPD Partai Gerindra NTB, Ali Alkhairi menegaskan, dengan menjawab segala jenis kesimpang siuran, keraguan, dan perbedaan pendapat yang berkembang selama ini mengenai partai Gerindra. Disebutkannya, bahwa SK ini juga mempertegas sikap Partai Gerindra di Pilkada Loteng. Sebagai partai yang disiplin cara pandangnya, dan tegak lurus dalam memperjuangkan kader utamanya sebagai kader yang diusung partai.

“Berdasarkan hasil rapat badan seleksi calon kepala daerah dan wakil kepala daerah DPP Partai Gerindra, memberikan surat rekomendasi nomor : 07-697/Rekom/DPP-GERINDRA/2020, yang menyetujui dan merekomendasikan H Lalu Fathul Bahri sebagai Bakal Calon Bupati Lombok Tengah periode 2020-2024, dan HM Nursiah sebagai Bakal Calon Wakil Bupati Kabupaten Lombok Tengah,” katanya saat membacakan SK.

 Untuk itu lanjut Ali, DPC Partai Gerindra Loteng, agar segera melakukan koordinasi dengan balon bupati, dan wakil bupati dalam hal persiapan pencalonan tersebut. Kemudian, DPC Partai Gerindra juga diminta mengamankan dan memenangkan pilkada dengan mengerahkan semua potensi yang ada, serta melibatkan anggota DPR, anggota DPRD Provinsi, anggota kabupaten/kota serta pengurus PAC dan ranting Partai Gerindra di daerah pemilihan Kabupaten Loteng.

“Surat ini ditandatangani DPP Partai Gerindra langsung oleh Bapak Ketua Dewan Pembina/Ketua Umum, H Prabowo Subianto dan Sekretaris Jendral, H Ahmad Muzani,” katanya tegas.

Sementara, Ketua DPD Partai Gerindra NTB, H Ridwan Hidayat meminta kader jangan ada lagi yang belok kiri ataupun belok kanan. Kader diminta fokus menangkan Pilkada.

“Komitmen kita jelas, mengusung dan memenangkan Pathul-Nursiah,” tegasnya.

Ridwan mengatakan, permasalahan kader Gerindra yang tidak mendukung akan diberikan sanksi. Jadi sudah merupakan hukum adat di Gerindra, karena ada komitmen sejak awal saat menjadi kader, mereka harus loyal dan patuh terhadap keputusan partai. Sementara, kalau ada yang keluar dari komitmen yang mereka buat sendiri, bentuk saksinya akan kita tinjau sejauh mana tingkat kesalahannya.

 “Itu ada prosesnya. Bisa saja sampai pemecatan,” ancamnya.

Maka dari itu, Ridwan mengajak seluruh kader untuk berjuang bersama. “Yang bertarung ini bukan hanya Pathul-Nursiah, tapi Partai Gerindra sendiri, jadi kader harus ikut tarung juga,” perintahnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPC Gerindra Loteng sekaligus Balon Bupati Loteng, HL Pathul Bahri mengajak seluruh element kepengurusan partai untuk bersama berikhtiar dengan kebersamaan.

Pathul juga mengatakan, untuk kesiapan dari sisi APK sudah dikerahkan semua, semoga hasil survei internal keluar dalam dua sampai tiga hari kedepan.

“Survei ini cukup menjadi referensi untuk memacu semangat kita, setelah semua ikhtiar kita kerahkan, maka selanjutnya serahkan ke Allah SWT,” ucapnya. (cr-buy)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Tunda Lagi, Musda Golkar NTB Tunggu Jadwal DPP

Read Next

Tiket untuk Paket BARU Sudah Lengkap

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *