Berdalih untuk Kampanye, Mobil Sewaan Digadaikan

F PENIPUAN.

AMANKAN: Kapolsek Senggigi, AKP Bowo Tri Handoko saat menunjukkan pelaku di Mapolsek Senggigi, kemarin.

LOBAR—Pria asal Desa Setangi, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara (KLU) berinisial MAR harus mendekam di penjara. Setelah melakukan penipuan dan pengelapan kendaraan yang disewanya. Pelaku diamankan jajaran Polsek Senggigi Sabtu (19/9) lalu di tempat persembunyian.

Kapolsek Senggigi, AKP Bowo Tri Handoko menerangkan jika pelaku bersama rekannya inisial NHD datang meminjam mobil kepada korban inisial K di Desa Sandik Lombok Barat (Lobar). Pelaku beralasan, kendaraan digunakan untuk kepentingan kampanye tim sukses Pilkada di KLU. Kejadiannya 29 Juni lalu. Korban tak merasa curiga lantaran dijanjikan disewa selama dua bulan.

“Pelaku ini, pertamanya memilih untuk menyewa satu unit mobil merk Toyota Agya. Yang akan disewa selama 2 bulan dari Juni-Agustus dengan uang sewa Rp 9 juta,” ungkapnya saat di Mapolsek Senggigi, kemarin.

Selang seminggu, pelaku kembali datang ke korban untuk menambah menyewa satu unit mobil. Pelaku menyewa mobil jenis minibus Xenia. “Tapi setelah batas waktu yang ditentukan, mobil ini tidak dikembalikan. Dan ternyata mobil tersebut malah diberikan kepada tersangka lain yang saat ini masuk dalam daftar pencarian orang, yakni perempuan dengan inisial NHD alias VR. Dan mobil tersebut digadaikannya,” bebernya.

Akibat ulah pelaku, korban ditaksir mengalami kerugian hingga Rp 300 juta. Pelaku akhirnya diamankan setelah ada informasi keberadaan tempat persembunyiannya. Dari informasi pelaku, polisi bisa menemukan barang bukti dua unit kendaraan yang diduga digelapkan pelaku. “Satu unit mobil merk Daihatsu Xenia warna hitam matalic dan satu unit mobil merk Toyota Agiya new tahun 2018 yang juga berwarna hitam. Dan dari situ ada pengembangan kasus sehingga kita juga mendapatkan satu unit mobil merk Toyota Avanza,” jelasnya.

Polisi pun masih mengejar rekan pelaku berinisial VR, sebab diduga menjadi otak aksi tersebut. Hasil pengembangan yang dilakukan tim Polsek Senggigi, AMR bersama komplotannya ini merupakan suatu jaringan yang beraksi dengan modus meminjam atau merental kendaraan dari korban. Tetapi kendaraan tersebut justru digadaikan kepada orang lain. “Mobil itu pengembangan atas nama VR yang masih DPO, bahwa ini merupakan sindikat. Mobil ini kita dapatkan di daerah Sade Lombok Tengah,”imbuhnya.

Menurutnya, sindikat ini bergerak dengan membagi tugas. Pelaku MAR ini bertindak untuk meyakinkan korban menyerahkan mobilnya untuk disewakan. Kemudian kendaraan itu diserahkan kepada VR yang bertugas mengeksekusi penjualan atau menggadaikan mobil sewaan tersebut ke pihak lain. Pelaku pun mengadaikan kendaraan itu seharga Rp 30 juta.

“Untuk meyakinkan pembeli, kendaraan ini ada STNK-nya semua. Jadi diperjanjian itu, di waktu batas tempo ketika dia seharusnya mengembalikan mobil tersebut, ternyata mobil tersebut tidak dikembalikan. Jadi berusaha digelapkan,” terang Kapolsek Senggigi ini.

Pihaknya terus mengembangkan kasus ini. Karena dari hasil koordinasi dengan Polres KLU ditemukan lima laporan kejadian serupa. Kini pelaku sudah diamankan di Mapolsek Senggigi. Pelaku disangkakan pasal 378 dan/pasal 372 KUHP tentang penipuan atau penggelapan jo. pasal 55 KUHP dengan ancaman paling lama 4 tahun penjara. (win)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Pameran Motor Yamaha di Tiga Titik

Read Next

Winengan: Sekda NTB Tak Harus Cuti

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *