Bawa Balita Saat Kampanye, Tidak jadi Pelanggaran

f Diskusi

BUYUNG/RADAR MANDALIKA DISKUSI: Dua Komisioner Bawaslu Loteng saat mendiskusikan terkait temuan dugaan pelanggaran, pekan lalu.

PRAYA – Pada masa kampanye Pilkada 2020, ditemukan banyak para orang tua membawa anak balita mereka di kegiatan kampanye. Namun dipastikan ini tidak memenuhi unsur pelanggaran. Hal ini ditegaskan Kordiv Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, Bawaslu Lombok Tengah, Lalu Fauzan Hadi.

Menurut dia, anak-anak yang masih balita belum bisa ditinggalkan ibunya, maka mau tidak mau orang tua membawa balita tersebut ke arena kampanye. “Jadi kalau ditinggal nantinya akan menimbulkan mudarat,” ungkapnya pada Radar Mandalika, pekan lalu.

Maka itu kata Fauzan, para pasangan calon Bupati/Wakil Bupati dinilai Bawaslu tak ada hubungan dengan paslon.

Bawaslu juga menyebutkan, persoalan yang ditemukan di wilayah Kecamatan Jonggat tak memenuhi  unsur kesengajaan. Di beberapa kegiatan para calon ini juga disebut tak melakukan upaya pelarangan maupun teguran kepada  masyarakat, untuk tidak membawa anak-anak masuk di lokasi kampanye. Namun, beberapa waktu lalu Bawaslu sendiri telah memberikan imbauan terkait apa saja larang dalam kampanye, termasuk mengenai larangan melibatkan anak-anak.

”Jadi kalau mereka sengaja melibatkan anak-anak baru salah, tetapi jika itu diluar ketidaksengajaan maka Bawaslu sendiri hanya memberikan peringatan dan arahan,” tegasnya.

Ditambahkan Kordiv Hukum, Humas , data dan Informasi Bawaslu Lombok Tengah, Baiq Husnawati mengungkapkan, beberapa waktu lalu dirinya sempat dihubungi oleh salah satu tim pemenangan calon terkait hal tersebut. Ia menyebutkan, Bawaslu memang mengetahui aturan dan imbauan yang telah diberikan. Namun, karena memang sasaran kampanye para calon waktu itu adalah ibu-ibu, maka otomatis konsekuensinya mereka harus bawa balita ke lokasi kampanye.

“Jadi Bawaslu sendiri memberikan kegiatan tersebut tetap dilanjutkan, namun dengan batasan waktu secepat mungkin. Bawaslu juga mengapresiasi kepada para calon yang telah komunikatif, tertib, dan sadar betul aturan maupun pelarangan apa saja yang boleh dan tidak dilakukan,” pungkasnya.(buy)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Disaksikan Mahfud MD, BNPT Gelar Deklarasi Kesiapsiagaan Nasional Bersama Santriwan-Santriwati

Read Next

Dewan: Warga di Dapil Kami Butuh Air

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *